Tabanan,Surya Indonesia. Net – Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan melaksanakan kegiatan kerja bakti di Pura Beji Desa Dajan Peken, Selasa (17/02). Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus tindak lanjut atas arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, untuk memperkuat kontribusi Pemasyarakatan kepada masyarakat.
Kerja bakti tersebut melibatkan jajaran petugas, Calon Aparatur Sipil Negara, peserta magang serta Warga Binaan dengan Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Wayan Surya Wirawan selaku koordinator kegiatan. Secara bersama-sama, mereka membersihkan area pura dan lingkungan sekitarnya agar lebih tertata, bersih, dan nyaman digunakan masyarakat.
Mewakili Kepala Lapas Tabanan, Ka. KPLP menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi bersih-bersih, tetapi juga bentuk pengabdian dan toleransi yang terus dijaga oleh Lapas Tabanan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Lapas hadir dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Melalui kerja bakti ini, kami berharap semangat kebersamaan dan toleransi semakin kuat, serta kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat,” ujar Wayan Surya.
Partisipasi Warga Binaan dalam kegiatan ini juga menjadi bagian penting dari proses pembinaan. Salah satu Warga Binaan, Putu, mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam kegiatan sosial tersebut. “Saya senang bisa ikut kerja bakti seperti ini. Semoga apa yang kami lakukan bermanfaat dan perlahan menghapus stigma bahwa Warga Binaan adalah orang yang gagal. Kami juga ingin menunjukkan bahwa kami masih bisa berbuat baik dan memiliki masa depan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan kerja bakti ini, Lapas Tabanan tidak hanya berkontribusi dalam menjaga kebersihan fasilitas umum, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan toleransi kepada seluruh jajaran. Diharapkan semangat menyambut Ramadhan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Lapas dan masyarakat serta memperkuat komitmen pembinaan yang humanis dan bermakna.
( red)

























