Breaking News

AMPAS Soroti Kelalaian Pengawas BGN, Desak Hentikan Sementara MBG Tak Berizin di Aceh Singkil

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil , Surya Indonesia.net — Aliansi Muda Penggerak Aceh Singkil (AMPAS) melalui Sekretaris Jenderal, Budi Harjo, melontarkan kritik keras terhadap pengawas Badan Gizi Nasional (BGN) di Aceh Singkil yang dinilai lalai dalam menjalankan fungsi kontrol terhadap operasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Desakan ini muncul setelah adanya kejadian dugaan keracunan yang menimpa sejumlah siswa usai mengonsumsi MBG. AMPAS menilai, peristiwa tersebut tidak bisa dilepaskan dari lemahnya pengawasan dan pembiaran terhadap dapur MBG yang belum mengantongi izin lengkap.

“Kalau benar ada dapur MBG yang belum berizin tetapi tetap beroperasi, lalu terjadi dugaan keracunan siswa, maka ini bukan sekadar kelalaian teknis. Ini bentuk kegagalan pengawasan. Di mana fungsi kontrol pengawas BGN?” tegas Budi Harjo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

AMPAS menilai, pengawas BGN seharusnya memastikan seluruh dapur MBG:
Memiliki izin operasional yang sah,
Mengantongi sertifikat laik higienis,
Memenuhi standar keamanan pangan,
Diawasi secara rutin dan terdokumentasi.
Namun jika fakta di lapangan menunjukkan sebaliknya, AMPAS menegaskan bahwa pengawas tidak bisa lepas tangan.

“Jangan hanya hadir saat seremonial. Pengawasan itu bukan formalitas tanda tangan. Kalau anak-anak sampai jadi korban, ini tanggung jawab moral dan administratif pengawas juga,” ujar Budi.
Desak Penghentian Sementara dan Audit Total

AMPAS secara tegas meminta:
Penghentian sementara seluruh MBG yang belum berizin di Aceh Singkil.
Audit menyeluruh terhadap dapur MBG yang telah beroperasi.
Evaluasi kinerja pengawas BGN di daerah.
Transparansi hasil pemeriksaan kepada publik dan orang tua siswa.

“Keselamatan anak-anak tidak boleh dikorbankan demi mengejar target program. Jika pengawasan dijalankan dengan benar sejak awal, dugaan insiden seperti ini bisa dicegah,” tambahnya.
AMPAS juga mengingatkan bahwa jika terbukti ada unsur pembiaran atau kelalaian serius, maka bukan hanya penyedia makanan yang harus dimintai pertanggungjawaban, tetapi juga pihak pengawas yang memiliki mandat pengendalian dan pengamanan program.

“Jangan sampai Aceh Singkil jadi contoh buruk karena lemahnya kontrol. Jika lalai, harus berani dievaluasi. Kami tidak ingin ada korban berikutnya,” tutup Budi Harjo.
AMPAS menyatakan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada tindakan nyata, bukan sekadar klarifikasi normatif tanpa langkah tegas di lapangan. (JAMAR)

Berita Terkait

RTH Penting, Tetapi Jangan Sampai Menumbalkan Rakyat dan Jadi Lahan Basah Korupsi
WFH Jumat di Polres Tabanan, Pelayanan Publik Tetap Optimal dan Responsif
Peran Aktif Sertu Tony Cahyono Lakukan Pengamanan Ibadah Jumat Agung di Wilayah Pemecutan Kelod
Babinsa Koramil 1611-07/Denbar Pantau Jumat Agung GSJA Shalom Guna Atensi Jalannya Ibadah
Puluhan Personel Kodim 1611/Badung, Apel Gabungan Dalam Aksi Bersih-bersih Lingkungan di Kuta
Gabung Bersama Puluhan Personel Kodim 1611/Badung, Terlibat Aktif Dalam Aksi Bersih Lingkungan di Kawasan Kuta
DPW A–PPI Sumut menyoroti Harga cabai anjlok menyentuh Rp.8.000 ribu . Ratusan petani Deli Serdang Rugi besar .
Kebakaran Hanguskan Villa di Sanur, Personil Polsek Densel Lakukan Pengamanan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 18:23 WIB

RTH Penting, Tetapi Jangan Sampai Menumbalkan Rakyat dan Jadi Lahan Basah Korupsi

Jumat, 3 April 2026 - 18:19 WIB

WFH Jumat di Polres Tabanan, Pelayanan Publik Tetap Optimal dan Responsif

Jumat, 3 April 2026 - 16:49 WIB

Peran Aktif Sertu Tony Cahyono Lakukan Pengamanan Ibadah Jumat Agung di Wilayah Pemecutan Kelod

Jumat, 3 April 2026 - 16:47 WIB

Babinsa Koramil 1611-07/Denbar Pantau Jumat Agung GSJA Shalom Guna Atensi Jalannya Ibadah

Jumat, 3 April 2026 - 16:45 WIB

Puluhan Personel Kodim 1611/Badung, Apel Gabungan Dalam Aksi Bersih-bersih Lingkungan di Kuta

Jumat, 3 April 2026 - 16:40 WIB

DPW A–PPI Sumut menyoroti Harga cabai anjlok menyentuh Rp.8.000 ribu . Ratusan petani Deli Serdang Rugi besar .

Jumat, 3 April 2026 - 16:37 WIB

Kebakaran Hanguskan Villa di Sanur, Personil Polsek Densel Lakukan Pengamanan

Jumat, 3 April 2026 - 16:02 WIB

Personel Polsek Kintamani Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas di Depan Pura Ulun Danu Batur, Arus Lancar

Berita Terbaru