Bali, Surya Indonesia.net – Sebagai bentuk keseriusan Polri dalam menjaga dan melestarikan pantai dari sampah, Personel Polda Bali bersama personel Kodam (Komando Darrah Militer) IX/Udayana, bersinergi dengan dinas terkait lainya untuk melaksanakan bersih-bersih (kurve) pantai, yang bertempat di Pantai Kedonganan, Selasa (10/2/2026).
Dalam kegiatan bersih-bersih pantai ini, Polda Bali dan Kodam IX/Udayana menggandeng Pemerintah Daerah Kabupaten Badung, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung, Tim Koordinasi Penanganan Sampah Laut, serta dari siswa-siswi SMA Negeri 2 Kuta yang turut serta hadir dalam kegiatan tersebut.
Selain bentuk kepedulian dari personel Polri dan TNI dalam menjaga kebersihan dan lingkungan di wilayah Bali, kegiatan ini juga sebagai bentuk sikap sigap dan tanggap TNI-Polri dalam menindaklanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait penanganan persoalan sampah, khususnya di kawasan pesisir.
Sasaran utama aksi ini adalah membersihkan sampah di sepanjang Pantai Kedonganan guna menjaga kebersihan, kelestarian lingkungan pesisir, serta mendukung terwujudnya pariwisata Bali yang berkelanjutan dan berdaya saing global.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K., menjelaskan bahwa kegiatan bersih-bersih yang dilaksanakan pada pantai Kedonganan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi lisan Presiden RI dan sebagai wujud nyata Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.
_“Pelaksanaan kegiatan bersih sampah yang dilaksanakan oleh personel itu merupakan bentuk dukungan penuh Polri dan TNI terhadap seluruh program strategis Pemerintah RI, yakni program Gerakan Indonesia ASRI yang telah dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto, salah satunya dalam pengelolaan sampah,”_ jelasnya.
Untuk diketahui, kegiatan ini 200 personel gabungan TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten Badung, Siswa SMA, dan Masyarakat sekitar pantai Kedonganan. Kegiatan ini akan terus dilaksanakan, selain untuk menjaga kebersihan lingkungan, juga salah satu bentuk nyata dalam menangani permasalahan sampah di wilayah Bali yang penanganannya harus sistematis, berkelanjutan, dan konsisten.
( red)

























