Tabanan, Surya Indonesia. Net – Petugas dan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan yang beragama Hindu melaksanakan persembahyangan bersama Rahina Purnama Sasih Kawolu pada Soma Kliwon Uye, Senin (02/02). Kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat nilai spiritual dan kerukunan di lingkungan Lapas.
Kepala Urusan Kepegawaian dan Keuangan, Komang Surya, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai kewajiban spiritual, tetapi juga sebagai sarana menumbuhkan kebersamaan dan harmoni antara petugas dan Warga Binaan.
“Persembahyangan ini adalah kesempatan kita memohon keselamatan dan perlindungan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Selain itu, doa bersama menumbuhkan rasa persaudaraan, sehingga tercipta lingkungan Lapas yang rukun dan harmonis,” terang Komang.
Fatkhur Rohkman menambahkan bahwa kegiatan ini juga termasuk program pembinaan kepribadian kerohanian. “Dengan pembinaan spiritual, Warga Binaan diharapkan mampu memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo menegaskan bahwa persembahyangan rutin ini merupakan bagian dari implementasi program pembinaan Lapas yang sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Perintah Harian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. “Kegiatan keagamaan ini menjadi wujud nyata komitmen Lapas Tabanan dalam mendukung program pemerintah sekaligus menumbuhkan toleransi dan kerukunan beragama,” pungkasnya.
Melalui kegiatan persembahyangan ini, diharapkan petugas dan Warga Binaan semakin memperkuat nilai spiritual, membina toleransi, serta menciptakan lingkungan Lapas yang harmonis dan penuh kebersamaan.
( red)

























