Tabanan, Surya Indonesia. Net – Bertempat di Aula Candra Prabhawa, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan melaksanakan sosialisasi penentuan Pegawai Teladan, Kamis (29/01). Kegiatan ini merupakan upaya Lapas Tabanan dalam membangun budaya kerja positif serta meningkatkan motivasi dan kinerja petugas.
Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, dalam arahannya menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang menyeluruh kepada seluruh petugas terkait tata cara, kriteria, serta mekanisme penentuan Pegawai Teladan yang akan dipilih secara berkala setiap bulannya. Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta peningkatan produktivitas kerja, penguatan integritas, serta semangat berprestasi di lingkungan Lapas Tabanan.
Penetapan Pegawai Teladan memiliki sejumlah tujuan, di antaranya sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan tanggung jawab petugas, meningkatkan motivasi kerja, membangun budaya kerja yang sehat dan positif, serta menghadirkan sosok teladan yang dapat menjadi role model bagi seluruh jajaran.
“Pegawai Teladan bukan sekadar penghargaan, tetapi cerminan dari komitmen, kedisiplinan, dan integritas dalam pelaksanaan tugas. Melalui mekanisme yang jelas dan terukur, kami berharap seluruh petugas termotivasi untuk terus memberikan kinerja terbaik,” ujar Prawira.
Sementara itu, Sekretaris Kelompok Kerja Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Santhi Ana Dewi, menegaskan bahwa penentuan Pegawai Teladan dilakukan melalui tahapan penilaian yang objektif dan melibatkan seluruh unsur petugas. “Proses penilaian dilakukan secara transparan dan bertahap, sehingga hasilnya benar-benar mencerminkan kinerja dan integritas, bukan penilaian yang bersifat subjektif atau asal-asalan,” jelasnya.
Melalui sosialisasi ini, Lapas Tabanan berharap seluruh jajaran semakin memahami pentingnya peran Pegawai Teladan dalam mendorong budaya kerja profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan yang berkualitas.
( red)

























