Mangupura, Surya Indonesia.net – Proyek pelebaran dan peninggian jembatan pada ruas Jalan Kutuh-Alas Arum di Kecamatan Kuta Selatan, Badung tuntas. Jembatan strategis penghubung jalur Nusa Dua menuju Ungasan hingga Pecatu itu sudah dapat dilalui kendaraan. Tahap pengaspalan dipastikan akan dikebut pada tahun 2026 ini sebagai penyempurnaan proyek.
Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung I Putu Teddy Widnyana Putra, menjelaskan bahwa sesuai kontrak, pekerjaan fisik jembatan telah rampung sepenuhnya pada akhir tahun 2025. Fokus pekerjaan tahun ini diarahkan pada pengaspalan badan jalan jembatan. “Pekerjaan fisik jembatan telah rampung sepenuhnya sesuai kontrak. Tahapan selanjutnya di tahun ini adalah pengaspalan. Itu akan kami lanjutkan di Induk 2026 dan akan kami percepat prosesnya. Kemungkinan awal Februari mendatang sudah mulai persiapan pengadaan barang dan jasa,” ujar Teddy dihubungi, Selasa (20/1) pagi.
Teddy mengungkapkan, pada kontrak awal pekerjaan pengaspalan sebenarnya termasuk dalam paket proyek. Namun setelah dilakukan adendum, pengaspalan dipisahkan dan dijadikan paket pekerjaan tersendiri. Kebijakan itu diambil karena anggaran pada kontrak sebelumnya diprioritaskan untuk menuntaskan struktur utama jembatan demi menjamin aspek keamanan dan keselamatan pengguna jalan. Setelah adendum, kata Teddy, ada banyak pekerjaan tambahan yang harus diselesaikan, seperti pembangunan sayap jembatan dan perkuatan struktur di bawah jembatan.
Sementara itu, untuk pekerjaan pengaspalan, Pemerintah Kabupaten Badung disebut telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar.
( red)

























