Breaking News

Belasan Miliar Uang Rakyat Ambruk Bersama Pelimpah Sungai di Jember

Rabu, 21 Januari 2026 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember, Surya Indonesia.net – Proyek pembangunan pelimpah (spillway) Sungai Tanggul di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, yang menelan anggaran sekitar Rp15,5 miliar dari APBD Provinsi Jawa Timur, dilaporkan ambruk meski belum lama rampung dikerjakan.

Peristiwa ini memicu sorotan tajam terhadap kualitas pekerjaan dan pengawasan Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Jawa Timur.

Ambruknya struktur vital pengendali aliran sungai tersebut terjadi saat proyek belum diserahterimakan secara resmi kepada pihak pengguna. Kondisi itu memperkuat dugaan adanya kelalaian serius dalam pelaksanaan teknis, mulai dari mutu material hingga proses pengawasan lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah informasi yang beredar menyebutkan, panel beton pada pelimpah diproduksi secara mandiri oleh pihak pelaksana proyek, bukan dari pabrikan bersertifikasi.

Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai standar mutu dan ketahanan struktur, terlebih proyek tersebut memiliki fungsi strategis dalam pengendalian banjir dan irigasi pertanian warga.

Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI), Baihaki Akbar, menilai ambruknya proyek bernilai belasan miliar rupiah itu sebagai indikator kegagalan sistemik dalam tata kelola proyek infrastruktur publik.

“Ini bukan sekadar bangunan yang roboh, tetapi runtuhnya kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran daerah. Proyek dengan nilai Rp15,5 miliar seharusnya melalui pengawasan ketat, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan, hingga pengujian kualitas,” tegas Baihaki Akbar.

Menurutnya, PU SDA Jawa Timur tidak bisa lepas tangan dengan alasan teknis semata. Ia mendesak agar dilakukan audit menyeluruh dan independen, termasuk membuka secara transparan dokumen perencanaan, kontrak kerja, hingga hasil uji material.

“Kami mendesak Inspektorat, BPK, dan jika perlu aparat penegak hukum untuk turun tangan. Jika ditemukan unsur kelalaian atau kesengajaan, maka harus ada pertanggungjawaban hukum, baik dari kontraktor pelaksana maupun pihak pengawas,” lanjut Baihaki.

AMI juga menyoroti minimnya keterbukaan informasi kepada publik dan media. Pembatasan akses jurnalis ke lokasi proyek sebelumnya dinilai sebagai sinyal buruk dalam praktik transparansi proyek yang dibiayai uang rakyat.

“Uang yang digunakan adalah uang rakyat. Maka publik berhak tahu apa yang sebenarnya terjadi di lapangan. Menutup-nutupi hanya akan memperbesar kecurigaan adanya masalah serius,” tambahnya.

Selain potensi kerugian keuangan negara, Baihaki mengingatkan bahwa kegagalan struktur pelimpah sungai dapat berdampak langsung pada keselamatan warga, terutama saat debit air meningkat pada musim hujan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PU SDA Jawa Timur belum memberikan penjelasan teknis secara rinci terkait penyebab ambruknya proyek maupun langkah konkret yang akan diambil terhadap kontraktor pelaksana.
(Redho)

Berita Terkait

Dampingi Kunker Danrem, Dandim 1617/Jembrana Pastikan Program Unggulan TNI Berjalan Maksimal
Perkuat Ketahanan Wilayah, Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra Tinjau Titik Strategis di Jembrana
Kunjungi Gilimanuk, Danrem 163/WSA Ikuti Evaluasi Percepatan Pembangunan Bersama Wakil Panglima TNI
Sinergi TNI dan Pemerintah: Danrem 163/WSA dan Dandim Jembrana Tinjau Kesiapan Yon TP hingga Infrastruktur Desa
Akselerasi Pembangunan KDKMP, Danrem 163/WSA Pantau Langsung Proyek Strategis di Jembrana
Patroli Kota Presisi Polres Gianyar Sambangi Rutan Gianyar, Pastikan Sholat Tarawih Berlangsung Aman
Mencari Keadilan untuk Orang Tuanya, Ilmiatun Nafia Laporkan Dugaan Penahanan Tak Sesuai Prosedur ke Komnas HAM
Kades Situban Makmur Bantah Isu Perzinahan: Kami Menikah Sah Secara Agama

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:13 WIB

Dampingi Kunker Danrem, Dandim 1617/Jembrana Pastikan Program Unggulan TNI Berjalan Maksimal

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:11 WIB

Perkuat Ketahanan Wilayah, Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra Tinjau Titik Strategis di Jembrana

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:09 WIB

Kunjungi Gilimanuk, Danrem 163/WSA Ikuti Evaluasi Percepatan Pembangunan Bersama Wakil Panglima TNI

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:07 WIB

Sinergi TNI dan Pemerintah: Danrem 163/WSA dan Dandim Jembrana Tinjau Kesiapan Yon TP hingga Infrastruktur Desa

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:04 WIB

Akselerasi Pembangunan KDKMP, Danrem 163/WSA Pantau Langsung Proyek Strategis di Jembrana

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:13 WIB

Mencari Keadilan untuk Orang Tuanya, Ilmiatun Nafia Laporkan Dugaan Penahanan Tak Sesuai Prosedur ke Komnas HAM

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:11 WIB

Kades Situban Makmur Bantah Isu Perzinahan: Kami Menikah Sah Secara Agama

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:10 WIB

Kapolsek Kerambitan Sambangi Warga Masyarakat Pesisir Pantai Pasut Sembari Sampaikan Pesan Kamtibmas

Berita Terbaru