Jembrana, Surya Indonesia.net – Satreskrim Polres Jembrana berhasil meringkus seorang pria berinisial DS, spesialis pencuri barang elektronik sekolah yang telah meresahkan warga di tiga kabupaten di Bali. Sejak mulai beraksi pada November 2025, tercatat sudah 28 sekolah yang berhasil ia satroni dengan modus operandi yang sangat terencana.
Video penangkapan pelaku juga telah diunggah di medsos melalui akun instagram reskrim-jembrana. Dari tayangan video memperlihatkan pelaku beraksi di salah satu sekolah dengan masuk melalui lubang jendela dan keluar ruang membawa sejumlah barang-barang.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, pelaku yang lahir di Jember dan berdomisili di Tabanan ini melakukan aksinya secara lintas wilayah. Dari total puluhan sekolah yang dibobol, Jembrana dan Tabanan menjadi wilayah yang paling banyak disasar. Sementara Buleleng tercatat 3 sekolah yang menjadi korban.
Aksi DS tergolong sangat sistematis. Layaknya seorang pekerja kantoran, ia menjalankan aksinya sebagai sebuah rutinitas. Sebelum beraksi, pelaku melakukan survei mendalam untuk menentukan jadwal dan lokasi.
”Pelaku memasang alarm di ponselnya tepat pukul 01.00 dini hari dan rata-rata beraksi tiga hari sekali. Ia hanya menyasar sekolah yang tidak dijaga oleh petugas keamanan,” ungkap sumber di Polres Jembrana.
Setelah mencapai lokasi, DS masuk dengan mencongkel jendela atau pintu untuk menguras ruangan yang menyimpan barang berharga. Barang-barang yang diincar meliputi, laptop, proyektor, printer maupun barang elektronik lainnya.
Pengakuan pelaku, mengaku menjual seluruh barang hasil jarahan tersebut untuk memenuhi biaya hidup sehari-hari. Kini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Jembrana untuk proses hukum lebih lanjut.
Dikonfirmasi terpisah, Senin 19 Januari 2026, Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, belum memberikan tanggapan atas penangkapan pelaku tersebut. “Besok ya. Hari ini lagi ada giat di Polda (Bali),” jawabnya singkat via WhatsApp.
( red)

























