Bali, Surya Indonesia.net – Program Minggu Kasih, Ditintelkam Polda Bali Menyampaikan pesan mengenai aspirasi dari Masyarakat dalam kegiatan Polri dalam kegiatan Pelayanan kepada Masyarakat untuk menciptakan Polri yang Dharma (Disiplin dan Berintregitas, Humanis, Akuntabel, Reponsif, Melayani dengan Hati, Adiktif)
Kepolisian Daerah (Polda) Bali intens melaksanakan program Minggu Kasih. Kali ini, Polda Bali menggelar Minggu Kasih di Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali, Jl. Sekar Tunjung VII No.9, Kesiman Kertalangu, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali. Minggu (18/1/2026).
Maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan Minggu Kasih : Menyerap aspirasi dari Masyarakat dalam kegiatan Polri dalam kegiatan Pelayanan kepada Masyarakat untuk menciptakan Polri yang Dharma (Disiplin dan Berintregitas, Humanis, Akuntabel, Reponsif, Melayani dengan Hati, Adiktif) Serta pada kesempatan ini AKBP Margini, S.Psi Kasubdit Bhabinkamtibmas Ditbinmas Polda Bali menyampaikan pesan kamtibmas dan kedekatan Polri dengan masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya terkait Pariwisata yang ada di Bali.
Diharapkan dengan adanya kegiatan Minggu Kasih ini masyarakat menjadi semakin terbuka dalam menyampaikan aspirasi dan keluh kesahnya sehingga terjalin kerjasama serta hubungan yang baik antara masyarakat dengan pihak Kepolisian.
Ditbinmas Polda Bali Kasubdit Bhabinkamtibmas, AKBP Margini, S.Psi didampingi Personil Ditintelkam yang di wakilkan oleh IPDA Made Yudi Mahendra Ps. Panit 3 Subdit IV Ditintelkam Polda Bali dan Dr. Suriya Suwanto, M.Kes, M.Biomed, Sp THT-KL Wakarumkit Polda Bali. Hadir dalam kegiatan Minggu Kasih tersebut Ketua DPD HPI Bali I Nyoman Nuarta, S.H dan perwakilan Anggota HPI Bali.
Kemudian menjelaskan tentang apa yang dimaksud dengan Minggu Kasih, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab :
1. Bagaimanan Langkah Polda bali dalam menjaga pariwisata yang kondusif dan apabila terjadi tindakan kriminal langkah apa yang dilakukan ?
Jawaban :
Tanggapan dari Polda Bali
1. Penguatan Kehadiran Polisi di Destinasi Wisata (DTW)
• Patroli rutin oleh Polisi Pariwisata, Sabhara, dan Bhabinkamtibmas di kawasan wisata, hotel, pantai, bandara, dan pusat keramaian.
• Patroli dialogis untuk membangun rasa aman dan komunikasi langsung dengan wisatawan dan pelaku usaha pariwisata.
2. Sinergi dengan Stakeholder Pariwisata
•Kerja sama dengan Dinas Pariwisata, Satpol PP, Imigrasi, Desa Adat, Pecalang, pengelola DTW, dan asosiasi pariwisata.
•Koordinasi pengamanan kegiatan kepariwisataan dan event internasional/nasional.
3. Preemtif dan Preventif
• Penyuluhan dan imbauan kamtibmas kepada pelaku usaha, pemandu wisata, dan masyarakat sekitar DTW.
• Deteksi dini potensi gangguan kamtibmas, termasuk konflik sosial, kriminalitas, dan pelanggaran hukum oleh WNA.
4. Pengawasan Warga Negara Asing (WNA)
• Bersama Imigrasi melakukan pengawasan terhadap aktivitas WNA, termasuk penyalahgunaan visa dan pelanggaran hukum.
• Penindakan terhadap WNA yang melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum.
5. Pemanfaatan Teknologi
• Pemantauan melalui CCTV, Command Center, dan laporan masyarakat.
• Respon cepat terhadap aduan melalui call center kepolisian.
6. Program Humanis Kepolisian
• Pelaksanaan Program Jumat Curhat dan Minggu Kasih di wilayah pariwisata untuk menyerap aspirasi, keluhan, dan masukan masyarakat serta pelaku pariwisata.
Dengan demikian, Program Minggu Kasih bertujuan membangun komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat untuk menyerap aspirasi, menyelesaikan permasalahan secara humanis, serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
( red)

























