Breaking News

Wamen Viva Yoga Dukung Industrialisasi Jagung di Kawasan Transmigrasi Mutiara  

Jumat, 16 Januari 2026 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suryaindonesia.net || Terima kasih Bapak Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi atas dukungan program kegiatan di tahun 2025”, ujar Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil. Ungkapan demikian disampaikan saat dirinya beraudensi di Ruang Kerja, Gedung C, Kantor Kementerian Transmigrasi, Kalibata, Jakarta, 15 Januari 2025.

Atas dukungan Kementerian Transmigrasi, berbagai pembangunan dan pengembangan di Kawasan Transmigrasi Mutiara (Muna Timur Raya) seperti rehab gedung SD 5 unit, pembangunan toilet SD 4 unit, peningkatan jalan poros UPT Pohorua 2,5 km, dan peningkatan jalan di SP Raimuna 1,7 km, semuanya sudah rampung dan sekarang dinikmati masyarakat.

Kepada Viva Yoga, La Ode Asrafil dalam pertemuan itu juga menyampaikan keinginan dukungan untuk program dan pengembangan kawasan transmigrasi di kabupaten yang berada di Sulawesi Tenggara itu untuk TA 2026. Di tahun ini programnya lebih variatif, seperti pembangunan jembatan, talud, jalan penghubung, dan jalan lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Mutiara disebut ada 5 kecamatan, yakni Maligano, Wakorumba, Pasir Putih, Pasikolaga, dan Batukara. Jumlah penduduk yang ada di sini sejumlah 25.375 jiwa. Lokasi kawasan transmigrasi yang dibuka pada tahun 2010 itu sangat stategis, berada di daerah transit dari Buton Utara, Buton, Bau-Bau menuju Kendari Ibukota Sulawesi Tenggara. Lintasan yang ada dilewati jalan negara. Angkutan umum yang menyinggahi adalah kapal very dan bus Damri.

Mendapat kunjungan wakil bupati dan stafnya, Viva Yoga merasa gembira. “Nama kawasan transmigrasi, Mutiara, sangat bagus”, ujarnya. Nama Mutiara bisa juga mendapat inspirasi dari kabupaten tetangganya, Wakatobi, yang namanya merupakan gabungan dari beberapa nama pulau utama, Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binonko; Mutiara ada yang mengartikan diambil dari dua hingga satu huruf dari masing-masing kecamatan, yakni ‘M’aligano, Wakor’U’mba, Pasir Pu’TI’h, Pasikolag’A’, dan Batuka’RA’.

Viva Yoga mengapresiasi pembangunan dan pengembangan Mutiara di tahun 2025. Di kawasan transmigrasi ini menurutnya status lahannya ‘clear and clean’, “sehingga tidak ada masalah sengketa lahan”, tuturnya. Sertifikati lahan sudah menyampai 858 bidang. “Ini patut diapresiasi”, ucapnya.

Kepada La Ode Asrafil, Viva Yoga mendorong berbagai komoditas yang ada seperti jagung, kelapa, pisang, sapi bali, dan ayam terus dikembangkan. Berdasarkan data, produksi jagung di luas lahan 517 Ha menghasilkan 1.262,50 ton, kelapa di luas lahan 1.938,90 Ha dihasilkan produksi 1.850 ton, dan sapi bali dengan 4.633 ekor mampu memproduksi daging 7.040 kg. Produksi jagung dari kawasan itu sudah dikirim ke Makassar, Sulawesi Selatan.

Viva Yoga mendengar keluhan peternak ayam baik petelur dan pedaging di sana kesulitan mengembangkan produksinya karena harga pakan mahal. Mendapat keluhan seperti itu, pria asal Lamongan, Jawa Timur, itu mengusulkan di Mutiara ada industrialisasi atau rumah produksi pakan ternak. “Industrialisasi atau rumah produksi pakan ternak ini perlu dibangun untuk mendukung pengembangan peternakan”, ujarnya. Industrialisasi pakan ternak disebut sangat memungkinkan sebab produksi jagung yang ada sangat melimpah. “Pakan ternak yang datang dari Makassar, bahan dasarnya, jagung, berasal dari Mutiara”, paparnya.

Melihat potensi besar Mutiara, Viva Yoga menyatakan mendukung pembangunan dan pengembangan kawasan transmigrasi di sana agar mencitpakan kawasan pertumbuhan ekonomi baru guna menciptakan kesejahteraan transmigran dan warga yang menempati kawasan. “Kita dukung Mutiara sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Tenggara”, tegas mantan Anggota Komisi IV DPR dua periode itu.

Berita Terkait

Program Polantas Menyapa, Satlantas Polres Gresik dan REI Bagi Takjil untuk Pengguna Jalan
Perkuat Sinergi Kamtibmas, Kapolres Gresik Hadiri Safari Ramadan bersama Forkopimda di Driyorejo
Sinergi di Bulan Suci, Satlantas Polres Gresik dan Driver Ambulans Bagikan Takjil di Depan Kantor Bupati
Polresta Sidoarjo Buka Puasa Bersama Organisasi Kemahasiswaan, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Kelola Sampah Perkotaan, Mendagri: Perlu Strategi dan Leadership yang Kuat
Kapolsek Gunung Anyar Keluarkan Himbauan Kamtibmas Ramadhan 1447 H, Warga Gunung Anyar Diminta Tertib dan Waspada
BUKA DOMPET PEDULI BENCANA HIDROMETEOROLOGY AGAM
Sambut Ramadhan 1447 Hijriah, Ketua MPC Pemuda Pancasila Deliserdang Junaidi Bagikan Daging dan Beras

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:59 WIB

Program Polantas Menyapa, Satlantas Polres Gresik dan REI Bagi Takjil untuk Pengguna Jalan

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:54 WIB

Perkuat Sinergi Kamtibmas, Kapolres Gresik Hadiri Safari Ramadan bersama Forkopimda di Driyorejo

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:50 WIB

Sinergi di Bulan Suci, Satlantas Polres Gresik dan Driver Ambulans Bagikan Takjil di Depan Kantor Bupati

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:33 WIB

Polresta Sidoarjo Buka Puasa Bersama Organisasi Kemahasiswaan, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:06 WIB

Kelola Sampah Perkotaan, Mendagri: Perlu Strategi dan Leadership yang Kuat

Senin, 23 Februari 2026 - 12:40 WIB

Kapolsek Gunung Anyar Keluarkan Himbauan Kamtibmas Ramadhan 1447 H, Warga Gunung Anyar Diminta Tertib dan Waspada

Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:12 WIB

BUKA DOMPET PEDULI BENCANA HIDROMETEOROLOGY AGAM

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:11 WIB

Sambut Ramadhan 1447 Hijriah, Ketua MPC Pemuda Pancasila Deliserdang Junaidi Bagikan Daging dan Beras

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Ramadan 1447 H, Pospera Lampura Kembali Tunjukkan Aksi Nyata

Rabu, 4 Mar 2026 - 22:04 WIB