BALI – Denpasar, Surya Indonesia.net – Babinsa Koramil 1611-07/Denpasar Barat, yang menangani wilayah Desa Dauh Puri Kangin, Peltu Agung Wirata, bekerja sama dengan pemerintah desa menggelar kegiatan kerja bakti bersih lingkungan. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas sampah ini juga bertujuan untuk menciptakan situasi kerja yang aman dan sehat di tengah musim penghujan yang sedang berlangsung. Kegiatan berlangsung di wilayah Desa Dauh Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, dengan partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat. Kamis, (15/01/2026).
Adapun lokasi kerja bakti bersih lingkungan difokuskan pada dua titik strategis. Pertama, sepanjang Jalan Diponegoro Gang IV/, mulai dari ujung hingga awal gang yang menjadi akses utama bagi warga sekitar. Kedua, di bantaran Sungai Tukad Badung yang berada di wilayah desa tersebut. Pemilihan lokasi ini berdasarkan evaluasi bersama pemerintah desa dan Babinsa terkait titik-titik yang paling membutuhkan perhatian dalam hal kebersihan, terutama menjelang dan selama musim penghujan yang berpotensi menyebabkan genangan air jika saluran drainase terhalang sampah.
Sasaran utama kegiatan ini adalah melakukan pemilahan sampah plastik dan organik secara terpisah, serta merabat rumput liar yang tumbuh liar di kedua lokasi kerja. Sampah plastik yang terkumpul akan dikumpulkan untuk kemudian dibawa ke tempat pembuangan sementara yang telah ditentukan pemerintah desa, sedangkan sampah organik akan difokuskan untuk diolah menjadi kompos guna mendukung program pertanian kota yang ramah lingkungan. Merabat rumput liar bertujuan untuk mencegah terjadinya genangan air dan mengurangi sarang nyamuk serta hewan pengganggu lainnya yang dapat menyebabkan penyakit.
Dalam hal ini, Peltu Agung Wirata menurutnya bahwa kegiatan kerja bakti ini bukan hanya tentang membersihkan lingkungan, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi antar warga dan membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan. “Di musim penghujan, kebersihan lingkungan menjadi sangat krusial karena sampah dan rumput liar dapat menyumbat saluran air dan meningkatkan risiko penyakit. Ia juga menambahkan menurut dari pemerintah desa, bahwa kegiatan ini akan dilakukan secara berkala sebagai bagian dari program pembangunan desa yang berkelanjutan,” imbuhnya.
Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini sangat meriah, dengan datangnya berbagai kelompok termasuk remaja desa, ibu-ibu PKK, dan tokoh masyarakat. Setelah kegiatan selesai, seluruh hasil kerja bakti diproses sesuai dengan jenis sampahnya, dan pemerintah desa memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berkontribusi. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di sekitar Kota Denpasar dalam menjaga kebersihan lingkungan khususnya di musim penghujan.
( red)

























