Badung , Surya Indonesia.net – Wakapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kompol I Nengah Sudiarta, S.Sos., memimpin Apel Pagi Jam Pimpinan yang dilaksanakan di halaman Mako Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Senin (12/1/2026). Apel tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU), perwira, bintara, serta ASN Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Dalam arahannya, Kompol I Nengah Sudiarta mengawali dengan menyampaikan salam lintas agama serta mengajak seluruh personel untuk senantiasa memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas kesehatan dan keselamatan yang diberikan, sehingga seluruh personel dapat melaksanakan tugas dan mengikuti apel pagi dengan baik.
Wakapolres menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel atas pelaksanaan tugas selama sepekan terakhir yang berjalan aman dan lancar. Wakapolres menegaskan bahwa capaian tersebut ditandai dengan nihilnya teguran dari pimpinan maupun pengaduan dari masyarakat, yang merupakan hasil kerja keras seluruh personel dan harus terus dipertahankan serta ditingkatkan ke depannya.
Lebih lanjut, Wakapolres menyinggung pelaksanaan Analisa dan Evaluasi (Anev) Operasi Lilin 2025 yang telah dilaksanakan dan menekankan pentingnya menindaklanjuti berbagai evaluasi dan temuan, baik dari supervisi, wasops, maupun arahan pimpinan Polda Bali. Mengingat dalam beberapa bulan ke depan Polri akan melaksanakan Operasi Ketupat, Wakapolres meminta agar seluruh temuan segera diperbaiki sehingga tidak terjadi temuan berulang pada pelaksanaan operasi berikutnya.
“Kita harus benar-benar menindaklanjuti hasil evaluasi dan temuan yang ada. Ini menjadi pembelajaran penting agar ke depan pelaksanaan operasi semakin baik dan profesional,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kompol I Nengah Sudiarta juga menyampaikan perkembangan terkait peningkatan pelayanan publik, khususnya layanan pengaduan masyarakat berbasis online. Ia menjelaskan bahwa Polri ke depan akan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam menyampaikan laporan pengaduan secara daring, termasuk pelayanan SKCK yang sudah berbasis online. Untuk itu, ia meminta agar seluruh personel, khususnya yang bertugas di SPKT, mempersiapkan sarana prasarana serta meningkatkan kemampuan sumber daya manusia agar siap menghadapi perubahan tersebut.
“Perubahan pelayanan publik berbasis teknologi adalah bagian dari reformasi Polri. Tidak ada alasan untuk menolak perubahan, kita harus siap, belajar, dan beradaptasi agar tidak tertinggal,” ujarnya.
Selain itu, Wakapolres juga mengingatkan seluruh personel terkait berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru. Ia menekankan pentingnya memahami berbagai perubahan yang ada, mengingat Polri memiliki tugas utama dalam penegakan hukum. Salah satu perubahan yang disoroti adalah penambahan objek praperadilan, termasuk penundaan penanganan perkara tanpa alasan yang sah.
Menutup arahannya, Wakapolres mengingatkan seluruh personel untuk selalu menjaga kesehatan di tengah cuaca yang tidak menentu dan seringnya turun hujan. Ia mengimbau agar seluruh anggota tetap waspada terhadap potensi penyakit, khususnya gangguan saluran pernapasan, serta berharap seluruh personel dan keluarga senantiasa diberikan perlindungan oleh Tuhan Yang Maha Esa.
( red)

























