Suryaindonesia.net
Bitung, 8 Januari 2026 – Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 digelar di Kelurahan Manembo-nembo, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini terhubung secara virtual dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pertanian, dan Ketua Komisi IV DPR RI, sebagai bagian dari agenda nasional serentak di seluruh Indonesia.
Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif mendukung ketahanan pangan. Polres Bitung mengelola lahan jagung seluas empat hektare dengan perkiraan panen 12 ton, bekerja sama dengan kelompok tani setempat untuk memastikan dampak nyata bagi produksi pertanian.
Wakil Kepala Polda Sulawesi Utara Brigjen Pol. Awi Setiyono, S.I.K., M.Hum., menyebut Bitung dipilih sebagai lokasi panen raya jagung di Sulawesi Utara, sebagai bentuk kepercayaan terhadap kinerja Polres Bitung. Meski demikian, produksi jagung di Sulawesi Utara menurun sekitar 3,40 persen akibat alih fungsi lahan, yang menjadi tantangan bersama antara petani, Polri, dan pemerintah daerah.
Untuk menghadapi tantangan tersebut, Polres Bitung mendorong sinergi lintas sektor agar lahan pertanian tetap terlindungi dan petani memperoleh kepastian usaha. Polda Sulut menargetkan penanaman jagung secara bertahap sepanjang 2026, dengan Kuartal I menanam di lahan seluas 35 hektare dan memastikan ketersediaan pupuk aman.
Wali Kota Bitung Hengky Honandar menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kota Bitung terhadap program ketahanan pangan Polri, termasuk penyediaan bibit unggul yang memungkinkan satu hektare menghasilkan hingga delapan ton jagung. Panen Raya Jagung Serentak ini menjadi simbol sinergi Polri dan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat. {SM}

























