Breaking News

Nelayan Asal Lumpur Gresik Ditemukan Meninggal Dunia Mengapung, Satpolairud Polres Gresik Bantu Lakukan Evakuasi

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GRESIK , suryaindonesia.net,- Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Pelabuhan Smelting Gresik akhirnya membuahkan hasil. Korban bernama MR (58) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis pagi (8/1/2026) sekitar pukul 06.30 WIB di perairan Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Korban pertama kali ditemukan oleh rekan-rekannya sesama nelayan yang sejak pagi melakukan penyisiran di sekitar lokasi terakhir korban beraktivitas.

Saksi Mujiyono (56), nelayan asal Kelurahan Lumpur, Gresik, menuturkan bahwa saat pencarian berlangsung, ia melihat sesosok tubuh mengapung di permukaan air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekira pukul 06.30 WIB kami melihat ada mayat mengapung di perairan. Setelah didekati, diketahui korban adalah Mat Rakim,” ujar Mujiyono.

Mengetahui hal tersebut, Mujiyono segera menghubungi nelayan lain untuk meminta bantuan.

Korban kemudian dievakuasi ke daratan sebelum kejadian itu dilaporkan kepada pihak kepolisian. Selain Mujiyono, saksi lain yang berada di lokasi adalah Udin (44), nelayan yang juga berdomisili di Kelurahan Lumpur, Gresik.

Korban diketahui bernama lengkap MR beralamat di Jalan Sindujoyo, Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik.

Kasatpolairud Polres Gresik, AKP I Nyoman Ardita, menyampaikan bahwa keterlibatan jajaran Polres Gresik dalam proses pencarian hingga evakuasi merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya para nelayan yang beraktivitas di wilayah perairan.

“Ini merupakan wujud pelayanan kami kepada masyarakat. Polri berupaya hadir dan membantu setiap kejadian yang membutuhkan kehadiran kepolisian, terutama di wilayah perairan,” ujar AKP I Nyoman Ardita.

Atas peristiwa tersebut, Polres Gresik turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian maupun tindak pidana yang terjadi di lingkungan masing-masing.

Masyarakat dapat melapor melalui kantor polisi terdekat, Call Center 110, atau Hotline Lapor Cak Roma di nomor 0811-8800-2006.
(Redho)

Berita Terkait

Warga Tambak Asri Putri Malu di Laporkan ke Polisi Atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan
RS Mitra Sehat Mandiri Tegaskan Langkah Darurat Dilakukan Kepentingan Pasien
Sengketa Belum Tuntas, Kuasa Hukum Tolak Keras Klaim Wakaf PT Kejayan Mas
Sengketa Belum Tuntas, Kuasa Hukum Tolak Keras Klaim Wakaf PT Kejayan Mas
Kembali Terjadi Ulah Pati di Jembatan Tukad Bangkung, budir yang di awal tahun 2026
Mangku Purel, Kopda Eko Lupa anak Istri, Dr Didi Sungkono S.H., M.H.: Layak Dipecat Secara Tidak Hormat
Mengatasnamakan Gapoktan, Diduga Kios Pupuk untuk Kepentingan Pribadi
Imigrasi Ketapang Deportasi Tiga WNA Asal Tiongkok

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:53 WIB

Nelayan Asal Lumpur Gresik Ditemukan Meninggal Dunia Mengapung, Satpolairud Polres Gresik Bantu Lakukan Evakuasi

Sabtu, 3 Januari 2026 - 16:57 WIB

Warga Tambak Asri Putri Malu di Laporkan ke Polisi Atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan

Sabtu, 3 Januari 2026 - 01:03 WIB

RS Mitra Sehat Mandiri Tegaskan Langkah Darurat Dilakukan Kepentingan Pasien

Jumat, 2 Januari 2026 - 23:52 WIB

Sengketa Belum Tuntas, Kuasa Hukum Tolak Keras Klaim Wakaf PT Kejayan Mas

Jumat, 2 Januari 2026 - 19:20 WIB

Sengketa Belum Tuntas, Kuasa Hukum Tolak Keras Klaim Wakaf PT Kejayan Mas

Jumat, 2 Januari 2026 - 08:49 WIB

Kembali Terjadi Ulah Pati di Jembatan Tukad Bangkung, budir yang di awal tahun 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 15:14 WIB

Mangku Purel, Kopda Eko Lupa anak Istri, Dr Didi Sungkono S.H., M.H.: Layak Dipecat Secara Tidak Hormat

Minggu, 28 Desember 2025 - 15:28 WIB

Mengatasnamakan Gapoktan, Diduga Kios Pupuk untuk Kepentingan Pribadi

Berita Terbaru