Breaking News

Bangunan Pengaspalan Jalan Karang Endah Pertanyakan Kualitas Dan Transparansi

Senin, 5 Januari 2026 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURYA INDONESIA NET- 

Muara Enim -Senin(05/01/2026)-Pengaspalan jalan penghubung antara Desa Pedataran, Kecamatan Gelumbang, dan Desa Alai, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, menuai sorotan warga. Proyek yang memiliki pagu anggaran dari APBD 2025 sebesar Rp2.953.039.000 dan dilaksanakan oleh CV Nausya Gandes Perkasa ini diduga memiliki kualitas yang buruk.

Warga dan aktivis lokal mempertanyakan kualitas pengaspalan jalan yang dianggap asal jadi, dengan ketebalan yang tidak merata dan kualitas aspal yang buruk. “Kami masyarakat disini kecewa dengan hasil pengaspalan jalan ini, pak. Kami tak paham soal kekuatan pembangunan ini, tapi secara kasat mata terlihat tak sedap,” kata seorang warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivis lokal, Wi, juga mempertanyakan transparansi proyek ini. “Dari sudut pandang kami, pekerjaan ini asal jadi saja. Dari dasar agregat yang dihampar saja tak padat, juga kualitas aspalnya kurang baik. Terlihat baru beberapa bulan saja selesai dikerjakan sudah banyak yang rusak,” kata Wi.

Warga meminta agar dinas terkait segera menindaklanjuti temuan ini dan melakukan audit ulang untuk memastikan kualitas dan transparansi proyek. “Harapan kami khususnya warga sekitar, agar pihak Instansi dan APH Kabupaten Muara Enim, tinjau ulang proyek peningkatan jalan tersebut,” tambah Wi.

Awak media telah mencoba mengkonfirmasi pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas PUPR Muara Enim, namun belum mendapatkan respons. Warga berharap agar dinas terkait segera turun tangan dan tidak menutup mata terhadap masalah ini.

“Kami harapkan kepada Dinas tolong audit ulang’ supaya bangunan ini sangat bagus dan sangat baik untuk 2 arus jalan sungai durin menuju ke desa Alai. Rusak menghambat apilitas anak sekolah dan masyarakat yang menyadap karet yang melintas di jalan aspal ini dan yang lain lain terhambat waktu nya oleh karena jalan nya baru di rehap tapi banyak yang sudah pecah dan berlobang lobang,” kata warga.

(HR)

Berita Terkait

Banjir Musiman di Desa Tawun Ngawi Kembali Melanda, Janji Drainase 2024 Belum Terealisasi
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Ngawi, Fokus Swasembada Pangan Nasional
Suasana Tahun Baru di Tungkulrejo Ngawi: Sederhana Namun Penuh Makna, Kades Ungkap Kebahagiaan
Wisata Tawun Ngawi Jadi Favorit Liburan Akhir Tahun, Pasar Jadul Ahad Legi Tambah Pesonanya
Aktor Kunci SAKIP A Ngawi Kini Hadapi Dakwaan Korupsi, Meski Bukti Lemah
Keluhan Wisatawan Soal Dugaan Getok Harga di Telaga Sarangan Kembali Ramai di Medsos
Kalapas Tabanan Ikuti Penandatanganan Perjanjian Kerja, Tegaskan Kesiapan Laksanakan Komitmen Kinerja
KBIHU SAFARA Resmi Memberikan Kegiatan Bimbingan Manasik Haji Kepada 415 Jamaah

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 00:29 WIB

Banjir Musiman di Desa Tawun Ngawi Kembali Melanda, Janji Drainase 2024 Belum Terealisasi

Selasa, 6 Januari 2026 - 00:00 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Ngawi, Fokus Swasembada Pangan Nasional

Senin, 5 Januari 2026 - 23:50 WIB

Suasana Tahun Baru di Tungkulrejo Ngawi: Sederhana Namun Penuh Makna, Kades Ungkap Kebahagiaan

Senin, 5 Januari 2026 - 23:36 WIB

Wisata Tawun Ngawi Jadi Favorit Liburan Akhir Tahun, Pasar Jadul Ahad Legi Tambah Pesonanya

Senin, 5 Januari 2026 - 23:27 WIB

Aktor Kunci SAKIP A Ngawi Kini Hadapi Dakwaan Korupsi, Meski Bukti Lemah

Senin, 5 Januari 2026 - 21:38 WIB

Kalapas Tabanan Ikuti Penandatanganan Perjanjian Kerja, Tegaskan Kesiapan Laksanakan Komitmen Kinerja

Senin, 5 Januari 2026 - 17:50 WIB

KBIHU SAFARA Resmi Memberikan Kegiatan Bimbingan Manasik Haji Kepada 415 Jamaah

Senin, 5 Januari 2026 - 15:57 WIB

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Denpasar Selatan Intensifkan KRYD dan Patroli Malam

Berita Terbaru