Tabanan, Surya Indonesia. Net – Suasana khidmat menyelimuti Pura Swagina Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan saat petugas, anggota Dharma Wanita dan Warga Binaan umat Hindu melaksanakan Upacara Piodalan Pura Swagina, Sabtu (03/01). Upacara keagamaan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai spiritual serta meningkatkan ketenangan lahir dan batin bagi seluruh umat yang mengikuti persembahyangan.

Upacara Piodalan Pura Swagina dilaksanakan sebagai bentuk bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa, dengan tujuan memohon keselamatan, tuntunan, dan bimbingan dalam menjalani kehidupan. Melalui persembahyangan bersama, petugas dan Warga Binaan diajak untuk memperdalam makna keagamaan sekaligus memperkuat keimanan dan ketakwaan di tengah proses pembinaan.
Ketua Panitia Upacara Piodalan, I Made Edy Nugraha, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan upacara. “Puji syukur kehadapan Ida Sang Hyang Widi Wasa, Upacara Piodalan Pura Swagina dapat berjalan dengan baik dan sesuai harapan. Kami berharap melalui persembahyangan bersama ini, iman dan ketakwaan petugas serta Warga Binaan dapat semakin kuat dan lebih baik ke depannya,” ungkapnya.

Makna spiritual Piodalan juga dirasakan langsung oleh Warga Binaan yang mengikuti upacara. Salah seorang Warga Binaan mengaku merasakan suasana yang membawa kenangan dan ketenangan tersendiri. “Mengikuti Piodalan ini membuat saya bernostalgia seperti saat masih berada di luar Lapas. Suasananya memberi ketenangan dan menguatkan batin kami,” tuturnya.
Sementara itu Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Upacara Piodalan Pura Swagina yang berjalan tertib dan sesuai rencana. Menurutnya, kegiatan keagamaan ini mencerminkan nilai kebersamaan serta kerukunan yang terjalin baik di lingkungan Lapas Tabanan.
“Saya mengapresiasi seluruh rangkaian kegiatan Piodalan yang telah berjalan dengan lancar. Hal ini menunjukkan terciptanya kerukunan antarumat beragama yang menjadi fondasi penting dalam melaksanakan setiap kewajiban sebagai umat beragama,” ujar Prawira.
Melalui pelaksanaan Piodalan Pura Swagina, Lapas Tabanan terus berkomitmen memberikan pembinaan kepribadian yang menyentuh aspek spiritual, sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang harmonis, religius, dan berlandaskan nilai toleransi.
( red)





















