Breaking News

Transformasi Disiplin Positif SMP Muhammadiyah 4 Boarding School Porong Sebagai Pondok Pesantren Terbaik

Minggu, 28 Desember 2025 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRIGEN, Surya Indonesia.net – Di tengah tantangan pendidikan modern yang kian kompleks, SMP Muhammadiyah 4 Boarding School Porong (SMP Mudipat) terus berbenah. Melalui School Workshop yang digelar pada 23–24 Desember 2025 di Prigen, Pasuruan, sekolah ini menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara karakter.

Mengusung tema “Future Classroom and Human Touch”, workshop ini diikuti oleh seluruh ustadz, ustadzah, dan karyawan. Salah satu materi yang menjadi sorotan utama adalah Transformasi Disiplin Positif, yang disampaikan oleh Ibu Wulan Ari Handayani, S.Pd., M.Pd., praktisi dan fasilitator pendidikan karakter.

Dalam paparannya, Ibu Wulan menegaskan bahwa disiplin sejati bukanlah ketaatan yang lahir dari rasa takut, melainkan kesadaran yang tumbuh dari dalam diri peserta didik. Ia membedakan secara tegas antara disiplin konvensional yang bertumpu pada reward and punishment dengan disiplin positif yang menumbuhkan kontrol diri dan tanggung jawab jangka panjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam disiplin positif, guru tidak lagi berperan sebagai ‘polisi kelas’ atau ‘hakim’ yang sibuk menghukum, melainkan sebagai manajer karakter yang membimbing santri memahami kesalahan dan menemukan jalan perbaikannya sendiri,” jelasnya.

Salah satu pendekatan kunci yang diperkenalkan adalah restitusi. Berbeda dengan hukuman yang sering kali tidak memiliki hubungan langsung dengan kesalahan, restitusi mengajak santri merefleksikan perilakunya berdasarkan lima kebutuhan dasar manusia. Proses ini memberi ruang dialog, empati, dan tanggung jawab, sehingga kesalahan tidak berhenti pada rasa bersalah, tetapi berujung pada kesadaran dan perubahan sikap.

Selain itu, para guru juga dibekali strategi menyusun Keyakinan Kelas. Pendekatan ini menggantikan peraturan kelas yang kaku dengan nilai-nilai kebajikan universal yang disepakati bersama, seperti rasa aman, saling menghormati, dan tanggung jawab. Penggunaan bahasa positif diyakini mampu membangun motivasi intrinsik santri serta menciptakan ruang belajar yang aman secara emosional.

Kepala SMP Mudipat Boarding School Porong, Rozaq Akbar, menegaskan bahwa pendekatan ini sejalan dengan visi pendidikan pesantren yang menumbuhkan kesadaran, bukan sekadar kepatuhan.

“Di Mudipat, anak-anak tidak hanya diajarkan tahu mana yang salah dan mana yang benar. Mereka dibimbing untuk sadar mengapa harus melakukan kebenaran dan mengapa harus menghindari kesalahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, santri juga tidak hanya diminta menerima konsekuensi, tetapi diajak memahami kesalahan, bertanggung jawab, dan memiliki kemauan untuk memperbaiki diri.

“Inilah pendidikan karakter yang kami bangun. Bukan sekadar taat karena diawasi, tetapi sadar karena nilai itu sudah hidup dalam dirinya,” tambahnya.

Workshop ini juga memperkuat tiga pilar utama pengembangan sekolah, yakni Disiplin Positif, Penguatan Karakter Guru, dan Pembelajaran Kontekstual. Ketiganya menjadi fondasi future classroom SMP Mudipat, di mana teknologi berperan sebagai alat, sementara sentuhan kemanusiaan tetap menjadi ruh utama pendidikan.

Langkah upgrading ini menjadi wujud tanggung jawab SMP Mudipat dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Sebagai salah satu pesantren terbaik dan favorit di Sidoarjo, sekolah menyadari bahwa meningkatnya animo harus diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan dan keteladanan pendidik.

Dengan berakhirnya workshop di Prigen, SMP Mudipat Boarding School Porong melangkah ke tahun 2026 dengan optimisme baru menegaskan bahwa pendidikan terbaik lahir dari perpaduan ilmu, karakter, dan sentuhan hati.
(Redho)

Berita Terkait

Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasda Polda Bali, Polres Tabanan Siap Tingkatkan Profesionalisme dan Perencanaan
Jembatan Tungkulrejo Padas Bakal Dibongkar Total, Warga Diminta Siapkan Jalur Alternatif
*Polres Tabanan Gelar Sharing Session FKP, Dorong Pelayanan Publik Lebih Transparan dan Modern*
Kasus Kriminal Libatkan WNA di Bali Turun 23 Persen, Polda Bali Pastikan Wisata Pulau Dewata Tetap Aman 
*Bentuk Perhatian, Bhabinkamtibmas Desa Singakerta Salurkan Sarana Kontak Kepada Warga*
Patroli Kota Presisi Sambangi Pengadilan Negeri Gianyar, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif
KRYD Polsek Blahbatuh Sasar Obyek Wisata, Cegah Premanisme dan Berikan Rasa Aman Wisatawan
Patroli Pesisir Pantai Masceti, Satpolairud Polres Gianyar Tingkatkan Keamanan Wilayah Perairan

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 23:58 WIB

Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasda Polda Bali, Polres Tabanan Siap Tingkatkan Profesionalisme dan Perencanaan

Kamis, 9 April 2026 - 19:09 WIB

Jembatan Tungkulrejo Padas Bakal Dibongkar Total, Warga Diminta Siapkan Jalur Alternatif

Kamis, 9 April 2026 - 18:21 WIB

Kasus Kriminal Libatkan WNA di Bali Turun 23 Persen, Polda Bali Pastikan Wisata Pulau Dewata Tetap Aman 

Kamis, 9 April 2026 - 18:11 WIB

*Bentuk Perhatian, Bhabinkamtibmas Desa Singakerta Salurkan Sarana Kontak Kepada Warga*

Kamis, 9 April 2026 - 18:08 WIB

Patroli Kota Presisi Sambangi Pengadilan Negeri Gianyar, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

Kamis, 9 April 2026 - 17:55 WIB

KRYD Polsek Blahbatuh Sasar Obyek Wisata, Cegah Premanisme dan Berikan Rasa Aman Wisatawan

Kamis, 9 April 2026 - 17:53 WIB

Patroli Pesisir Pantai Masceti, Satpolairud Polres Gianyar Tingkatkan Keamanan Wilayah Perairan

Kamis, 9 April 2026 - 17:51 WIB

POLRES GIANYAR LAKSANAKAN PENGATURAN LALU LINTAS PAGI HARI, HADIRKAN RASA AMAN BAGI MASYARAKAT

Berita Terbaru