Breaking News

Dorong UMKM Pemasyarakatan, Lapas Tabanan Kenalkan “Sangkar Emas” ke Bupati Tabanan

Selasa, 9 Desember 2025 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabanan, Surya Indonesia.net –  Kepala Lapas Kelas IIB Tabanan, Prawira Hadiwidjojo bersama jajaran melaksanakan audiensi ke Kantor Bupati Tabanan untuk memperkenalkan produk kemandirian Warga Binaan berupa pie susu dan kacang dengan brand “Sangkar Emas”, Selasa (09/12). Melalui audiensi ini, Lapas Tabanan berkomitmen mendongkrak Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Pemasyarakatan.

Prawira menyampaikan bahwa Sangkar Emas merupakan produk unggulan hasil pembinaan kemandirian di bidang tata boga. Hal ini sejalan dengan Asta Cita Presiden serta 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang mendorong penguatan UMKM dan ekonomi kreatif di lingkungan Pemasyarakatan.

“Kami berharap Sangkar Emas menjadi produk yang memiliki nilai jual, dikenal masyarakat luas, serta menjadi kebanggaan Kabupaten Tabanan. Ini adalah bukti bahwa Warga Binaan mampu berkarya secara produktif dan siap kembali bermasyarakat dengan keterampilan yang mereka miliki,” ujar Prawira Hadiwidjojo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gayung bersambut, Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya, menyampaikan apresiasinya atas inovasi Lapas Tabanan dalam memberdayakan Warga Binaan. “Saya sangat mendukung pembinaan yang dilakukan Lapas Tabanan. Ini langkah baik dalam mempersiapkan para Warga Binaan untuk kembali berdaya dan mandiri. Terkait pemasaran produk Sangkar Emas, tentu kami siap membantu, asalkan produksinya konsisten dan terus menghadirkan inovasi sehingga benar-benar menghasilkan produk berkualitas,” ucapnya.

Melalui audiensi ini, Lapas Tabanan berharap Sangkar Emas mampu menembus pasar kuliner lokal dan menjadi produk kemandirian yang diterima masyarakat luas, sekaligus memberikan dampak positif bagi peningkatan kemampuan dan masa depan Warga Binaan.

( red)

Berita Terkait

Warga negara (WN) Korea Selatan (Korsel) inisial CHK (56) dideportasi alias diusir dari Bali oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai
Kondisi jalan akses wisata di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, kian memprihatinkan.
Kasus salah tangkap pedagang Es Kue Jadul (Es Gabus) memasuki babak baru yang lebih emosional.
Pengerjaan proyek di atas tebing dekat kawasan Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, viral
Pemerintah Kota Denpasar menjatuhkan sanksi kepada 23 proyek pembangunan yang berdiri di Kawasan Pertanian Pangan
Abrasi kembali terjadi di kawasan Pantai Kuta.
Pastikan Personel Tetap Sehat, Polres Bandara Ngurah Rai Gelar Rikkes Berkala
Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jam Rawan, Polsek Pupuan Laksanakan Patroli Barcode dan KRYD

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:10 WIB

Warga negara (WN) Korea Selatan (Korsel) inisial CHK (56) dideportasi alias diusir dari Bali oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:07 WIB

Kondisi jalan akses wisata di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, kian memprihatinkan.

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:04 WIB

Kasus salah tangkap pedagang Es Kue Jadul (Es Gabus) memasuki babak baru yang lebih emosional.

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:02 WIB

Pengerjaan proyek di atas tebing dekat kawasan Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, viral

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:59 WIB

Pemerintah Kota Denpasar menjatuhkan sanksi kepada 23 proyek pembangunan yang berdiri di Kawasan Pertanian Pangan

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:53 WIB

Pastikan Personel Tetap Sehat, Polres Bandara Ngurah Rai Gelar Rikkes Berkala

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:51 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jam Rawan, Polsek Pupuan Laksanakan Patroli Barcode dan KRYD

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:48 WIB

Pawas Polsek Marga Pimpin Patroli Malam Sampai Subuh

Berita Terbaru