Breaking News

IWO Pecah Dua Arah, Zulkifli Tahir: Kubu Teuku Yudhistira Yang Sah Secara Organisatoris

Minggu, 5 Oktober 2025 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar — Surya indonesia.net — Aroma keretakan kembali menyeruak di tubuh Ikatan Wartawan Online (IWO). Jelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Jakarta, riuh soal kepemimpinan mencuat lagi—dan kali ini, bukan sekadar beda pandangan, tapi sudah menjurus pada perang legitimasi.

Ketua PW IWO Sulsel yang juga Koordinator Steering Committee (SC) Musyawarah Bersama (Mubes) II tahun 2022, Zulkifli Tahir, terang-terangan menanggapi isi pemecatan Teuku Yudhistira, Ketua Umum IWO hasil Mubes II Lanjutan di Jakarta tahun 2023.

“Pemecatan Teuku Yudhistira oleh siapa, apa dasarnya?. Justru yang sah secara organisatoris itu Pak Teuku Yudhistira,” tegas Zulkifli, di Makassar, Sabtu (4/10/2025). Nada suaranya mengandung sindiran tajam: seolah mengingatkan bahwa organisasi wartawan seharusnya lebih paham etika berorganisasi daripada menciptakan drama tanpa konstitusi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika Mubes Jadi Arena Tarik Ulur Kepentingan

Kisah ini bermula dari Mubes II IWO di Tangerang, 2–3 Desember 2022. Forum yang seharusnya jadi puncak demokrasi organisasi justru berakhir “buntu total”. Dua kandidat—Aji Bahroji dan Edward P—tak berhasil memperoleh titik temu.

Hasilnya? Deadlock. Pengurus Pusat periode 2017–2022 dinyatakan demisioner, sementara kursi Ketua Umum dibiarkan menggantung.

Sebagai Koordinator SC, Zulkifli Tahir bersama timnya kala itu mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 009 Tahun 2022, menunjuk Jodhi Yudono, Ketua Umum demisioner, sebagai Presidium Sementara—bukan ketua baru, hanya penjaga lilin di tengah gelapnya konflik organisasi.

“Tugasnya satu: menyiapkan Mubes lanjutan, bukan membentuk kepengurusan baru,” tegas Zulkifli.

Jakarta Jadi Titik Terang — dan Awal Polemik Baru

Satu tahun berselang, Mubes II Lanjutan akhirnya digelar di Jakarta, 9–10 Oktober 2023. Di forum itu, Teuku Yudhistira, M.I.Kom., secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum IWO periode 2023–2028.

Semua sah, risalahnya lengkap, tanda tangannya jelas. Tapi entah bagaimana, setahun kemudian, kabar mengejutkan beredar—ada yang mengaku “memecat” Teuku Yudhistira dan bahkan mendirikan organisasi tandingan bernama Perkumpulan Wartawan Warta Online (PWWO) dengan atribut mirip IWO.

“Kalau ada yang mengaku memecat Ketua Umum hasil Mubes, harus dijelaskan dulu dasarnya,” kata Zulkifli. “Mubes itu forum tertinggi organisasi. Melangkahi keputusannya berarti melangkahi konstitusi IWO itu sendiri.”

Sindiran untuk yang Lupa Cara Berorganisasi

Lebih jauh, Zulkifli menilai banyak anggota terseret dalam pusaran narasi tanpa memahami kronologinya.

“Publik dan anggota IWO harus tahu duduk perkaranya, jangan sekadar ikut arus wacana,” ujarnya. “Berorganisasi itu bukan soal siapa yang paling vokal di grup WhatsApp, tapi siapa yang menghormati mekanisme.”

Ia menambahkan dengan nada getir, “Kalau jurnalis saja abai pada aturan main organisasi sendiri, bagaimana mau bicara tentang penegakan etika di luar sana?”

Ujian Kedewasaan Organisasi Jurnalis

Pernyataan Zulkifli Tahir mempertegas bahwa polemik IWO bukan sekadar persaingan figur, melainkan ujian kedewasaan dalam mengelola rumah besar para wartawan digital.

Sebuah refleksi pahit: ketika organisasi yang lahir untuk menjaga profesionalitas pers, justru terjebak dalam jebakan klasik — perebutan legitimasi dan ego pribadi.

Di tengah riuhnya nama baru dan klaim tandingan, publik kini menanti: siapa yang sebenarnya memegang “pena sah” IWO?

Karena pada akhirnya, organisasi wartawan seharusnya bukan tempat melatih manuver politik, tapi ruang menjaga integritas profesi. (*)

Berita Terkait

DPC PJI Bojonegoro Gelar Rapat Awal 2026, Matangkan Program HPN
Grup Sholawat Yonif 509 Raih Juara II Festival Se Jatim, Prajurit TNI Buktikan Ketangguhan Spiritual dan Semangat Kebangsaan
Perumda Pasar Kota Bitung Matangkan Persiapan Grand Opening Pasar Ustafu
Pemotor Nyaris Celaka Jatuh ke Lubang Besar di Jalan Ngawi-Solo, Beruntung Selamat Tanpa Luka Serius
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di tingkat internasional.
TIBA DI KEPRI, KEPALA BNN RI SAMBANGI POLDA BAHAS PENGUATAN SINERGI HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA
Motor Pengunjung Rusak Usai Parkir di Bajra Sandhi Renon, Petugas Parkir Mengaku Tidak Tahu
Bhabinkamtibmas Desa Padang Sambian Kaja Gelar Sambang di Pertokoan Mitra 10 Gatsu Barat

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 09:12 WIB

DPC PJI Bojonegoro Gelar Rapat Awal 2026, Matangkan Program HPN

Senin, 19 Januari 2026 - 04:45 WIB

Grup Sholawat Yonif 509 Raih Juara II Festival Se Jatim, Prajurit TNI Buktikan Ketangguhan Spiritual dan Semangat Kebangsaan

Senin, 19 Januari 2026 - 01:11 WIB

Perumda Pasar Kota Bitung Matangkan Persiapan Grand Opening Pasar Ustafu

Minggu, 18 Januari 2026 - 22:12 WIB

Pemotor Nyaris Celaka Jatuh ke Lubang Besar di Jalan Ngawi-Solo, Beruntung Selamat Tanpa Luka Serius

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:36 WIB

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di tingkat internasional.

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:33 WIB

TIBA DI KEPRI, KEPALA BNN RI SAMBANGI POLDA BAHAS PENGUATAN SINERGI HADAPI ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:24 WIB

Motor Pengunjung Rusak Usai Parkir di Bajra Sandhi Renon, Petugas Parkir Mengaku Tidak Tahu

Minggu, 18 Januari 2026 - 17:35 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Padang Sambian Kaja Gelar Sambang di Pertokoan Mitra 10 Gatsu Barat

Berita Terbaru

Serba-Serbi

DPC PJI Bojonegoro Gelar Rapat Awal 2026, Matangkan Program HPN

Senin, 19 Jan 2026 - 09:12 WIB