Breaking News

Ketegasan Presiden Redam Aksi Anarkis, Namun Rakyat Tetap Menanti Janji Pengesahan UU Perampasan Aset Koruptor

Rabu, 3 September 2025 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suryaindonesia.net || Gelombang demonstrasi yang dilakukan oleh para mahasiswa di berbagai wilayah tanah air mulai menunjukkan tanda-tanda mereda. Kondisi ini tak lepas dari ketegasan Presiden yang menyampaikan instruksi langsung kepada pimpinan TNI dan POLRI untuk bertindak tegas terhadap pelaku penjarahan, perusakan aset negara, serta para provokator yang menjuruskan aksi ke arah anarkisme.

Dalam pidato resmi yang disampaikan Presiden, ultimatum tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak akan mentolerir segala bentuk tindakan destruktif yang dapat mengganggu ketertiban umum serta stabilitas negara. Respons cepat aparat keamanan yang mengedepankan ketegasan namun tetap mengedepankan prinsip hukum berhasil mengembalikan kepercayaan publik. Aktivitas ekonomi yang sebelumnya sempat terhambat akibat eskalasi aksi, mulai pulih secara perlahan.

Namun demikian, ada satu hal penting yang tak boleh diabaikan oleh pemerintah: suara rakyat yang menggema dalam demonstrasi bukanlah sekadar aksi jalanan biasa. Di balik semangat dan keberanian mahasiswa, tersimpan tuntutan substansial yang hingga kini belum dijawab secara konkret, yakni pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset Koruptor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rakyat menginginkan ketegasan Presiden tidak hanya dalam menghadapi pelaku anarkis, tetapi juga dalam membongkar dan menyita hasil kejahatan korupsi yang selama ini merugikan negara triliunan rupiah. UU Perampasan Aset menjadi simbol harapan publik akan hadirnya keadilan dan keseriusan pemerintah dalam menindak para koruptor.

Sudah saatnya Presiden menunjukkan keberpihakan sejati kepada rakyat dengan mendorong percepatan pengesahan UU ini melalui DPR/MPR. Ketegasan dalam menjaga keamanan negara harus seimbang dengan ketegasan dalam membersihkan institusi negara dari para penjarah uang rakyat.

Dengan demikian, ketenangan yang kini mulai terasa di tengah masyarakat tidak akan berujung pada kekecewaan baru. Sebaliknya, hal ini akan memperkuat kepercayaan rakyat terhadap pemerintah dalam menegakkan hukum secara menyeluruh dan adil.

Berita Terkait

Suasana Memanas, Massa AMI Kepung Kantor Wilayah Ditjen PAS Jatim di Surabaya
Kapolsek Sedati Ambil Langkah Tegas Menutup Aktivitas Judi Sabung Ayam di Desa Pepe
Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga almarhum I Made Berta Mahendra, 22, di Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang,
PUSKESMAS ATAU SARANG HANTU? Pustu di Jembrana Terlantar “Dimakan” Semak Belukar, Anggaran Mana Anggaran?
Atas Jasanya Terhadap Negara, 23 Prajurit Marinir TNI AL Yang Gugur Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Tiga orang pekerja proyek mengalami kecelakaan kerja, tertimbun longsor di Desa Ungasan, Kuta Selatan
Kebakaran Rumah di Pemogan, Diduga Akibat Konsleting Panel Listrik Tenaga Surya
Polda Bali Kerahkan Unit Sar Direktorat Samapta Guna Cari Ibu dan Anak Hanyut di Tabanan

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:24 WIB

Suasana Memanas, Massa AMI Kepung Kantor Wilayah Ditjen PAS Jatim di Surabaya

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:48 WIB

Kapolsek Sedati Ambil Langkah Tegas Menutup Aktivitas Judi Sabung Ayam di Desa Pepe

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:16 WIB

Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga almarhum I Made Berta Mahendra, 22, di Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang,

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:28 WIB

PUSKESMAS ATAU SARANG HANTU? Pustu di Jembrana Terlantar “Dimakan” Semak Belukar, Anggaran Mana Anggaran?

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:25 WIB

Atas Jasanya Terhadap Negara, 23 Prajurit Marinir TNI AL Yang Gugur Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:54 WIB

Tiga orang pekerja proyek mengalami kecelakaan kerja, tertimbun longsor di Desa Ungasan, Kuta Selatan

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:17 WIB

Kebakaran Rumah di Pemogan, Diduga Akibat Konsleting Panel Listrik Tenaga Surya

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:17 WIB

Polda Bali Kerahkan Unit Sar Direktorat Samapta Guna Cari Ibu dan Anak Hanyut di Tabanan

Berita Terbaru