Breaking News

Haidar Alwi: Dasco Adalah Bukti bahwa Agustus Masih Melahirkan Penjaga Negeri

Minggu, 10 Agustus 2025 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SURYA INDONESIA, – R. Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, percaya bahwa bangsa besar tidak dibentuk oleh banyaknya panggung, melainkan oleh keberanian menjaga keseimbangan saat panggung mulai retak.

Dan, dalam narasi Agustus, bulan ketika para pemimpin sejati diuji oleh sejarah, bukan oleh sorak sorai, muncul satu tokoh yang layak dicermati bukan karena kata-katanya, tapi karena ketenangannya: Sufmi Dasco Ahmad.

Penjaga Arah di Tengah Sorotan yang Tak Selalu Ramai

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sufmi Dasco Ahmad bukan politisi panggung. Ia bukan tipe yang berdebat di televisi demi menciptakan kutipan viral. Namun publik yang memperhatikan, tahu bahwa setiap langkah Dasco bukan sembarang langkah.

Ia adalah pengarah di saat banyak yang berebut jadi pelari. Dalam situasi politik yang penuh hiruk-pikuk, Dasco hadir sebagai jembatan antara pusat kekuasaan dan stabilitas konstitusional.

Pertemuan terbarunya dengan Megawati Soekarnoputri menjadi momen simbolis yang tidak bisa diremehkan.

Datang sebagai utusan resmi Presiden Prabowo Subianto, Dasco menyampaikan pesan perdamaian, penghormatan, dan kesinambungan.

Ini bukan sekadar ucapan selamat atas Kongres PDIP ke-6. Ini adalah cara elegan mengulurkan tangan kepada masa lalu agar tidak membebani masa depan.

Dasco tidak sedang membangun panggung, tetapi menyambung jalan. Dan dalam politik Indonesia yang sering kali keras, sosok seperti ini justru paling dibutuhkan.

Haidar Alwi menyebut Dasco sebagai “penjaga arah” yang bekerja di balik layar, tapi menentukan arah panggung republik.

Agustus dan Filosofi Pemimpin yang Tak Butuh Sorakan

Bulan Agustus selalu menjadi waktu yang sarat makna. Di bulan inilah bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan, bukan dengan pesta, tetapi dengan tekad. Filosofi itu masih berlaku hingga hari ini.

Haidar Alwi menekankan bahwa Agustus bukan sekadar peringatan upacara dan bendera. Ini adalah waktu untuk mengingat siapa saja yang menjaga bangsa ini tetap berjalan, meski tanpa tepuk tangan.

Sufmi Dasco Ahmad berada di spektrum itu. Ia tidak tampil untuk popularitas. Ia hadir untuk meredam gejolak, mengelola transisi, dan memastikan bahwa hubungan antar elite tidak terputus di tengah perbedaan.

Dalam situasi pasca-putusan Mahkamah Konstitusi, dalam isu amnesti Hasto Kristiyanto, atau dalam dinamika pemilu ke depan, Dasco mengambil posisi sebagai penyeimbang.

Haidar Alwi menyebut bahwa inilah politik Agustus: politik tenang yang bersumber dari kematangan, bukan dari keramaian. Dan hanya sedikit orang yang mampu berada di posisi seperti itu tanpa kehilangan jati diri.

Apresiasi Tanpa Seremonial, Pengakuan dari Realitas

Haidar Alwi menegaskan bahwa pengakuan terhadap Sufmi Dasco Ahmad lahir dari pembacaan objektif atas situasi politik hari ini.

Bukan dari rasa kagum yang dilebih-lebihkan, tapi dari fakta yang tak bisa disangkal: bahwa dalam banyak situasi sulit, Dasco hadir bukan untuk menambah panas, melainkan untuk menurunkan suhu.

“Kita terlalu sering memberi sorotan kepada yang paling gaduh, tapi lupa pada mereka yang menjaga ruang tetap tenang. Dalam pandangan saya, peran Sufmi Dasco Ahmad sebagai tokoh yang lebih memilih bekerja dalam diam perlu dicatat sebagai salah satu pendekatan yang relevan untuk zaman ini,” ujar Haidar Alwi.

Apresiasi ini muncul karena jejak kerja yang konsisten: dari legislasi yang krusial, pengawalan kebijakan transisi kekuasaan, hingga merawat komunikasi antara kekuatan politik nasional. Dasco hadir bukan sebagai pengendali opini, tapi sebagai penyelaras realitas politik.

Agustus ini bukan hanya waktu mengenang perjuangan, tapi momen untuk mengenali siapa saja yang menjaga agar perjuangan itu tidak sia-sia.

Haidar Alwi mengajak publik mencatat nama-nama yang bekerja menjaga republik dengan tenang, bukan mereka yang hanya hadir saat sorak sorai.

“Sufmi Dasco Ahmad memberi contoh bahwa menjadi pemimpin tak selalu tentang berdiri paling depan, tapi tentang memastikan arah bangsa tidak keluar jalur,” pungkas Haidar Alwi. (SHE/KW)

Berita Terkait

GS Korban Fitnah , Tuduhan Sebagai Bandar Narkoba di Jermal XV Sesat dan Tidak Berdasar
Humas Polres Gianyar Gelar Bin Netizen di SMA PGRI Blahbatuh, Edukasi Pelajar Bijak Bermedia Sosial dan Cegah Bullying
Persembahyangan Hari Raya Purnama Sasih Kadasa Di Pura Batur Sari Polsek Ubud
Melasti Blahbatuh Tua, Personel Gabungan Sigap Mengamankan
Kapolsek Blahbatuh Ikuti Prosesi Ngaturang Pakelem Melasti Blahbatuh Tua
Sinergitas TNI-Polri dan Pecalang Amankan Upacara Piodalan di Pura Ulun Suwi Benawah
Sinergitas Polsek Gianyar dan Pecalang Amankan Prosesi Mendak Toyo Ning di Beji Tukad Cangkir
Polsek Mengwi Intensifkan Patroli Malam Cegah Gangguan Kamtibmas, Wujudkan Rasa Aman Bagi Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 09:55 WIB

GS Korban Fitnah , Tuduhan Sebagai Bandar Narkoba di Jermal XV Sesat dan Tidak Berdasar

Kamis, 2 April 2026 - 09:53 WIB

Humas Polres Gianyar Gelar Bin Netizen di SMA PGRI Blahbatuh, Edukasi Pelajar Bijak Bermedia Sosial dan Cegah Bullying

Kamis, 2 April 2026 - 09:51 WIB

Persembahyangan Hari Raya Purnama Sasih Kadasa Di Pura Batur Sari Polsek Ubud

Kamis, 2 April 2026 - 09:49 WIB

Melasti Blahbatuh Tua, Personel Gabungan Sigap Mengamankan

Kamis, 2 April 2026 - 09:47 WIB

Kapolsek Blahbatuh Ikuti Prosesi Ngaturang Pakelem Melasti Blahbatuh Tua

Kamis, 2 April 2026 - 09:40 WIB

Sinergitas Polsek Gianyar dan Pecalang Amankan Prosesi Mendak Toyo Ning di Beji Tukad Cangkir

Kamis, 2 April 2026 - 09:38 WIB

Polsek Mengwi Intensifkan Patroli Malam Cegah Gangguan Kamtibmas, Wujudkan Rasa Aman Bagi Masyarakat

Kamis, 2 April 2026 - 09:37 WIB

Ciptakan Rasa Aman, Polsek Mengwi Intensifkan Patroli Harkamtibmas di Pantai Munggu

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Melasti Blahbatuh Tua, Personel Gabungan Sigap Mengamankan

Kamis, 2 Apr 2026 - 09:49 WIB