Breaking News

Bank Sumut Disorot: Kredit Direstruktur, Nasabah, Pensi dan PC Ditahan, Pejabat Lainnya Aman?

Jumat, 13 Juni 2025 - 00:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SERDANG BEDAGAI, SURYA INDONESIA, – Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai tengah menyidik kasus dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pemberian dan restrukturisasi kredit oleh Bank Sumut cabang Sei Rampah sejak tahun 2015.

Sejumlah nama telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk beberapa nasabah dan mantan pejabat bank.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun sorotan publik kini tertuju pada langkah hukum yang dinilai belum menyentuh para pengambil keputusan utama di tubuh bank.

Tersangka yang telah ditahan di Rutan Tanjung Gusta antara lain adalah nasabah umum serta dua mantan pejabat Bank Sumut berinisial TAM (eks Kepala Cabang) dan PC.

Sementara, sejumlah nama pejabat internal bank yang juga terlibat dalam proses persetujuan kredit, seperti GC (Wakil Pimpinan), AH (APK), RK (AO), TZ (AO), hingga NAD (Koordinator Restrukturisasi), belum ditetapkan sebagai tersangka.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Serdang Bedagai, Hasan Afif Muhammad, menyatakan bahwa pihaknya tengah mendalami kemungkinan keterlibatan pihak-pihak lain.

“Kami sedang melakukan pendalaman. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka tambahan, termasuk dari internal bank,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu, 11 Juni 2025.

Di sisi lain, sejumlah pihak mempertanyakan dasar penahanan terhadap nasabah, terutama karena kredit tersebut telah melalui proses restrukturisasi resmi — sebuah mekanisme legal di sektor perbankan untuk menyelamatkan kredit bermasalah.

Praktisi hukum menilai, tanpa adanya temuan kerugian negara atau indikasi penipuan, perkara ini semestinya masuk ranah perdata, bukan pidana.

“Kalau semua unsur administrasi formal telah dijalankan dan tidak ada niat jahat yang terbukti, maka tidak semestinya nasabah dikriminalisasi,” ujar seorang pengamat hukum perbankan yang enggan disebutkan namanya.

Lebih lanjut, hingga kini tidak ditemukan hasil audit BPK, OJK, maupun audit internal Bank Sumut yang menunjukkan kerugian negara dalam kasus tersebut.

Tokoh masyarakat Serdang Bedagai, Budi SH, mendesak Kejari untuk bersikap adil dan transparan.

“Jika pejabat bank turut menandatangani proses restrukturisasi, maka mereka pun seharusnya ikut dimintai pertanggungjawaban,” katanya.

“Hukum tidak boleh hanya menjerat yang lemah,” imbuhnya.

Kasus ini dinilai menjadi ujian bagi integritas Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai: apakah mampu menegakkan hukum secara menyeluruh atau justru membiarkan praktik tebang pilih berlanjut?

Publik kini menanti keberanian dan komitmen Kejari Sergai untuk membuka semua fakta, serta menjamin proses hukum berjalan secara objektif, transparan, dan berkeadilan. (Tim-red)

 

Catatan Redaksi:
Jika kasus ini murni perdata karena telah direstrukturisasi dan tanpa kerugian negara, maka seharusnya hukum digunakan sebagai alat keadilan — bukan alat tekanan.

Berita Terkait

Inovasi Pelayanan Samsat Blitar Kota, Lebih Cepat dan Humanis Bersama Polantas Menyapa
Praktisi Hukum dan Akademisi Sumatera Utara Mengapresiasi Pemerintah dalam Pemberlakuan KUHP dan KUHAP Baru
Polantas Menyapa Samsat Blitar Kota Layanan SIM dan STNK Makin Cepat, Ramah, dan Profesional
Polantas Menyapa, Inovasi Pelayanan Publik yang Humanis dari Satlantas Polres Blitar Kota
Dari “Meja Layanan” ke “Kafe Pelayanan”: Polres Blitar Kota Ubah Samsat Jadi Ruang Santai Urus SIM dan STNK
Suasana Memanas, Massa AMI Kepung Kantor Wilayah Ditjen PAS Jatim di Surabaya
Kapolsek Sedati Ambil Langkah Tegas Menutup Aktivitas Judi Sabung Ayam di Desa Pepe
Dari “Mengurus” Menjadi “Dilayani”, Polantas Blitar Kota Hadirkan Sentuhan Ramah di Samsat

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:22 WIB

Inovasi Pelayanan Samsat Blitar Kota, Lebih Cepat dan Humanis Bersama Polantas Menyapa

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:00 WIB

Praktisi Hukum dan Akademisi Sumatera Utara Mengapresiasi Pemerintah dalam Pemberlakuan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:25 WIB

Polantas Menyapa Samsat Blitar Kota Layanan SIM dan STNK Makin Cepat, Ramah, dan Profesional

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:42 WIB

Polantas Menyapa, Inovasi Pelayanan Publik yang Humanis dari Satlantas Polres Blitar Kota

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:27 WIB

Dari “Meja Layanan” ke “Kafe Pelayanan”: Polres Blitar Kota Ubah Samsat Jadi Ruang Santai Urus SIM dan STNK

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:24 WIB

Suasana Memanas, Massa AMI Kepung Kantor Wilayah Ditjen PAS Jatim di Surabaya

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:48 WIB

Kapolsek Sedati Ambil Langkah Tegas Menutup Aktivitas Judi Sabung Ayam di Desa Pepe

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:46 WIB

Dari “Mengurus” Menjadi “Dilayani”, Polantas Blitar Kota Hadirkan Sentuhan Ramah di Samsat

Berita Terbaru