Breaking News

Tak Lekas Ditindak, “Dugaan Perselingkuhan Kamituwo Desa Ponggok” Kabar Gelar Aksi Damai Kian Mencuat

Rabu, 14 Mei 2025 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar,suryaindonesia.net – Kekisruhan tengah terjadi di Desa Ponggok Kabupaten Blitar, kasus dugaan perselingkuhan melibatkan AP yang menjabat sebagai Kamituwo dengan seorang MA Staf Desa mencuat dan menjadi sorotan tajam masyarakat.

Informasi yang beredar menyebutkan adanya bukti chat dan foto bermesraan yang diduga menampilkan oknum perangkat desa AP yang menjabat sebagai kamituwo dan MA seorang staf Desa.

Meski masyarakat meminta agar Kades (Kepala Desa) segera mengambil tindakan tegas, hingga saat ini, sang Kades belum juga turun tangan untuk menurunkan Kamituwo tersebut, yang membuat warga semakin resah dan bergejolak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kisruh bermula ketika beberapa warga desa menemukan bukti bahwa Kamituwo AP, yang juga dikenal sebagai tokoh di desa tersebut, terlibat dalam hubungan terlarang dengan seorang wanita yang bukan istrinya. Sebagian warga merasa kecewa karena Kamituwo selama ini dijadikan contoh teladan dalam kehidupan sosial dan agama di desa tersebut.

Banyak yang menyuarakan kekecewaan melalui media sosial, dan bahkan akan adanya kabar mengadakan aksi damai di depan balai desa, “Kami tidak ingin pemimpin yang mengabaikan moral. Ini bukan soal pribadi, tapi soal bagaimana kami ingin desa ini dihormati. Kalau Kades tidak berani bertindak, bagaimana kami bisa percaya kepada pemimpinnya?,”ujar salah satu tokoh masyarakat ponggok, Rabu (14/4).

Lanjut,”tuntutan warga semakin keras, dengan sebagian besar meminta pihak Kecamatan dan Kades untuk segera mengambil tindakan terhadap Kamituwo dan mengambil langkah lebih tegas untuk menjaga integritas pemerintahan desa.

“Kisruh ini menunjukkan bagaimana masalah pribadi seseorang yang memegang jabatan publik bisa berimbas pada kehidupan sosial di masyarakat, dan menjadi ujian bagi para pemimpin lokal untuk bertindak bijaksana'”tutupnya.

Berita Terkait

Niat mencari kerja di Bali berubah menjadi mimpi buruk bagi Krisno, pria asal Sumba, Nusa Tenggara Timur.
Pencurian di alami Pria lanjut usia (lansia) bernama I Wayan Dupa, 70. Tas berisi uang tunai Rp 2 juta dan perhiasan senilai Rp 25 juta, satu unit handphone
H-1 Pembukaan PKB 2026, Siapa yang Buka Masih Jadi Teka-Teki, Presiden Prabowo Absen?
Bhakti TNI AD untuk Rakyat Bangun Rabat Jalan 500 Meter di Desa Nurbenlelang
TNI AD dan Masyarakat Bersinergi Wujudkan Rabat Jalan untuk Kesejahteraan Warga Alor
Rabat Jalan Bhakti TNI AD Dorong Mobilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Pedesaan
Program Bhakti TNI AD Tingkatkan Akses Transportasi Warga Desa Nurbenlelang
TNI AD Percepat Pembangunan Infrastruktur Melalui Rabat Jalan di Alor

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:24 WIB

Niat mencari kerja di Bali berubah menjadi mimpi buruk bagi Krisno, pria asal Sumba, Nusa Tenggara Timur.

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:19 WIB

Pencurian di alami Pria lanjut usia (lansia) bernama I Wayan Dupa, 70. Tas berisi uang tunai Rp 2 juta dan perhiasan senilai Rp 25 juta, satu unit handphone

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:09 WIB

H-1 Pembukaan PKB 2026, Siapa yang Buka Masih Jadi Teka-Teki, Presiden Prabowo Absen?

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:06 WIB

Bhakti TNI AD untuk Rakyat Bangun Rabat Jalan 500 Meter di Desa Nurbenlelang

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:04 WIB

TNI AD dan Masyarakat Bersinergi Wujudkan Rabat Jalan untuk Kesejahteraan Warga Alor

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:01 WIB

Program Bhakti TNI AD Tingkatkan Akses Transportasi Warga Desa Nurbenlelang

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:59 WIB

TNI AD Percepat Pembangunan Infrastruktur Melalui Rabat Jalan di Alor

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:56 WIB

Jelang Peringatan 1 Suro, Kapolres Tulungagung : Mari Kita Rayakan Budaya ini Dengan Khidmat

Berita Terbaru