Breaking News

Faham Khilafah Tidak Bisa Diterapkan di Indonesia

Jumat, 9 Mei 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MEDAN, SURYA INDONESIA, – Faham Khilafah tidak bisa diterapkan di Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku, bangsa, agama dan ras. Pancasila sudah teruji dan mampu menyatukan berbagai suku, agama dan budaya di Indonesia.

“Sejak Indonesia merdeka ideologi kita pancasila dan tidak bisa diubah lagi. Ideologi Pancasila tidak lari dari konsep Islam,” jelas Ustadz Muhyiddin Nasution, S.Pdi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia sampaikan dalam paparannya pada kegiatan, “Sosialisasi Pancasila Sebagai Ideologi Negara Dalam Menghempang Penyebaran Faham Khilafah” kepada jamaah Pengajian Nurhasanah Masjid Almuhajirin, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Rabu (9/5/2025).

Ustaz Muhyiddin Nasution, S.Pdi yang juga Dewan Dakwah Alwasliyah Sumut menyampaikan, Pancasila adalah Rumusan Syari’at Islam Yang sudah di terapkan di Indonesia.

Jika masyarakat menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam ke seharian, maka negara indonesia akan menjadi negeri Baldatun Thoibatun wa Robbun Ghofur.

“Jika ke-5 sila dalam Pancasila menjadi pemikiran masyarakat dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat tak ada lagi masyarakat Indonesia yang tak sejahtera. Tapi masih banyak dari kita yan tidak mengamalkan Pancasila,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Ustadz Muhyiddin, banyak orang berilmu di Indonesia. Tapi, banyak juga yang tak beradab. Jadi, wajar saja kondisi negara kita sekarang carut-marut. “Karena banyaknya manusia tak beradab sehingga Indonesia carut-marut,” sebutnya.

Ustaz Muhyiddin yang juga Dewan Pertimbangan Gerakan Da’i Mengaji Sumut ini mengajak para jamaah Pengajian Nurhasanah untuk sama-sama mengamalkan nilai-nilai pancasila menuju kehidupan yang berkah.

“Kalau sudah berkah maka datanglah kebaikan-kebaikan. Kalau sudah berkah hidup ini akan terasa nikmat,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi nilai-nilai Pancasila, sebut Ustadz Muhyiddin sangat penting dilaksanakan. Kita telah melakukan di beberapa pengajian, kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan menyentuh berbagai elemen lapisan masyarakat demi persatuan dan kesatuan kita.

“Kita harus terus-menerus mensosialisasikan nilai-nilai Pancasila ini, dilanjutkan dan harus dilakukan oleh semua unsur untuk menyentuh lapisan masyarakat dalam rangka menghempang faham Khilafah dan radikalisme,” jelasnya. (Tim.red)

Berita Terkait

SISWA BERPRESTASI SMKN 1 DONOROJO KAB PACITAN PROVINSI JAWA TIMUR
Tiga Ogoh-Ogoh Terbaik Zona, nya Melaju ke Caka Fest Puspem Badung 2026
Lontar Roga Sanghara Bhumi adalah kitab suci Hindu Bali yang menjelaskan tanda-tanda alam,
Kesempatan Emas! Program KIP Kuliah di Universitas Waskita Dharma Buka Pendaftaran
Fraksi PDIP Desak Kenaikan Gaji Guru di 2026: Masak Kalah Sama Pegawai MBG
Di Simpang Jodoh, PP Bandar Klippa Menyulam Kepedulian dalam Cahaya Ramadhan
Ramadhan 1447 H, Satpas Blitar Kota Luncurkan Polantas Menyapa dengan Nuansa Islam
Ma-Ju Bangun Sinergisitas Tanam Kebaikan untuk Bumi Arema

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 18:41 WIB

SISWA BERPRESTASI SMKN 1 DONOROJO KAB PACITAN PROVINSI JAWA TIMUR

Minggu, 1 Maret 2026 - 18:36 WIB

Tiga Ogoh-Ogoh Terbaik Zona, nya Melaju ke Caka Fest Puspem Badung 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 18:32 WIB

Lontar Roga Sanghara Bhumi adalah kitab suci Hindu Bali yang menjelaskan tanda-tanda alam,

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:06 WIB

Kesempatan Emas! Program KIP Kuliah di Universitas Waskita Dharma Buka Pendaftaran

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:54 WIB

Fraksi PDIP Desak Kenaikan Gaji Guru di 2026: Masak Kalah Sama Pegawai MBG

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:50 WIB

Di Simpang Jodoh, PP Bandar Klippa Menyulam Kepedulian dalam Cahaya Ramadhan

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:06 WIB

Ramadhan 1447 H, Satpas Blitar Kota Luncurkan Polantas Menyapa dengan Nuansa Islam

Senin, 23 Februari 2026 - 08:37 WIB

Ma-Ju Bangun Sinergisitas Tanam Kebaikan untuk Bumi Arema

Berita Terbaru