Breaking News

Rekrut Hafiz Quran-Santri, Polri: Kesempatan Lebih Luas Tahun Ini

Minggu, 9 Februari 2025 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta , Surya Indonesia.net – Polri telah membuka pendaftaran penerimaan anggota baru Tahun Anggaran 2025. Polri mengatakan akan merekrut secara proaktif (rekpro) para hafiz Alquran, dan memberi kesempatan lebih luas kepada para santri.

“Merekrut polisi dari pondok pesantren memiliki beberapa keuntungan, antara lain pendidikan karakter pondok pesantren dikenal dengan pendidikan karakter yang kuat, sehingga para santri diharapkan memiliki nilai-nilai moral dan etika yang baik,” kata Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo, dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/2/2025).

Dedi lalu menerangkan ponpes mendidik para santri dengan disiplin yang ketat. Sehingga Polri berharap calon anggota dari santri bisa mengikuti aturan dengan baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Santri pondok pesantren terbiasa dengan disiplin yang ketat, sehingga mereka memiliki kemampuan untuk mengikuti perintah dan prosedur dengan baik. Santri pondok pesantren biasanya terbiasa dengan lingkungan yang sederhana dan terbatas, sehingga mereka memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan situasi yang baru,” jelas Kombes Dedi.

Kemampuan bekerja sama, menghadapi tekanan dan menghormati sesama juga menjadi pertimbangannya. Berikut jumlah penerimaan siswa berlatar pendidikan pesantren dan hafiz Alquran dari Tahun Anggaran 2021 hingga 2024:

1. Tahun 2021 sejumlah 84 orang (Bintara 83 orang, Tamtama 1 orang)
2. Tahub 2022 sejumlah 55 orang (Bintara 50 orang, Tamtama 5 orang)
3. Tahun 2023 sejumlah 74 orang (Bintara 61 orang, Tamtama 13 orang)
4. Tahun 2024 sejumlah 52 orang (Akpol 1 orang, Bintara 49 orang, Tamtama 2 orang).

Sementara itu Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo menjelaskan selain memprioritaskan jalur santri, Polri terus melakukan pembenahan dan penguatan terhadap sistem perekrutan polisi yang berintegritas. Komjen Dedi menjamin mutu atau kualitas dari proses rekrutmen terpadu anggota Polri.

Dia menerangkan sistem rekrutmen Polri memenuhi International Organization for Standardization ISO 9001:2015. Hal ini, lanjut Komjen Dedi, pengakuan atas komitmen Polri dalam menjaga kualitas proses seleksi penerimaan anggota Polri.

“Secara berkala Polri terus menjaga agar proses seleksi yang kami lakukan tetap memenuhi standar dan bahkan melebihi,” tutur dia.

Lebih lanjut Komjen Dedi menyampaikan SSDM Polri terus menekankan prinsip bersih, transparan, akuntabel dan humanis (Betah) di seluruh proses penerimaan anggota baru.

SSDM Polri juga terus mengevaluasi proses rekrutmen Polri secara internal.

Seperti diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan rekrutmen polisi dari jalur santri masih menjadi salah satu program prioritas. Jenderal Sigit mengatakan polisi yang memiliki latar belakang santri diharapkan memiliki karakter yang matang.

“Tentunya rekrutmen jalur santri ini menjadi salah satu program prioritas di kepolisian, karena kita ingin punya polisi polisi yang tidak hanya paham tentang ilmu kepolisian, namun juga memiliki kematangan di dalam karakter kesehariannya,” kata Sigit dalam Munas dan Konbes NU di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (5/2).

Dia mengatakan santri telah dibekali pendidikan keimanan yang kuat. Dia berharap hal itu membuat polisi berlatar belakang santri kuat menghadapi berbagai godaan dalam bertugas.

“Karena dibekali dengan iman yang kuat, sehingga pada saat menghadapi tantangan, godaan, semuanya bisa bertahan. Oleh karena itu, rekrutmen jalur santri tentunya menjadi hal yang harus kita lanjutkan,” ujarnya.

“Terima kasih, kami mendapatkan rekrutmen-rekrutmen baru, anggota-anggota Polri baru yang bisa kita tampilkan di masyarakat menjadi polisi polisi baik. Terima kasih kepada rekan-rekan NU dan pondok pesantren yang telah mendorong dan menjadi anggota Polri,” ujarnya.

( Ags )

Berita Terkait

Tutik Kusuma Wardhani: Galungan dan Kuningan Jadi Pengingat Penting Menjaga Keharmonisan Sosial
Bhakti TNI AD Untuk Rakyat: Pembangunan 20 Sumur Bor di Kabupaten Alor Terus Berjalan
TNI AD Perkuat Akses Air Bersih Melalui Pembangunan Sumur Bor di Alor
Pembangunan 20 Sumur Bor TNI AD Terus Berjalan di Kabupaten Alor
Program Bhakti TNI AD Hadirkan 20 Sumur Bor di Berbagai Wilayah Alor
TNI AD Bangun 20 Sumur Bor untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga Alor
*Pastikan Kegiatan Masyarakat Berjalan Lancar, Bhabinkamtibmas Desa Samsam Atensi Upacara Ngaben*
*Bhabimkamtibmas Desa Kediri Atensi Giat Pertandingan Bola Volley Banteng Tabanan CUP 2026*

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:21 WIB

Tutik Kusuma Wardhani: Galungan dan Kuningan Jadi Pengingat Penting Menjaga Keharmonisan Sosial

Rabu, 10 Juni 2026 - 04:57 WIB

Bhakti TNI AD Untuk Rakyat: Pembangunan 20 Sumur Bor di Kabupaten Alor Terus Berjalan

Rabu, 10 Juni 2026 - 04:55 WIB

TNI AD Perkuat Akses Air Bersih Melalui Pembangunan Sumur Bor di Alor

Rabu, 10 Juni 2026 - 04:52 WIB

Pembangunan 20 Sumur Bor TNI AD Terus Berjalan di Kabupaten Alor

Rabu, 10 Juni 2026 - 04:47 WIB

Program Bhakti TNI AD Hadirkan 20 Sumur Bor di Berbagai Wilayah Alor

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:41 WIB

*Pastikan Kegiatan Masyarakat Berjalan Lancar, Bhabinkamtibmas Desa Samsam Atensi Upacara Ngaben*

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:37 WIB

*Bhabimkamtibmas Desa Kediri Atensi Giat Pertandingan Bola Volley Banteng Tabanan CUP 2026*

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:36 WIB

*Polsek Kerambitan Intensifkan Patroli pada Siang Hari Cegah Gangguan Kamtibmas Ciptakan Rasa Aman untuk Masyarakat*

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Pembangunan 20 Sumur Bor TNI AD Terus Berjalan di Kabupaten Alor

Rabu, 10 Jun 2026 - 04:52 WIB