Denpasar , Surya Indonesia.net – PT Bali Turtle Island Development (BTID) membuat Pulau Serangan seperti negara. Pasalnya dari pintu masuk hingga setiap sudut Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali ada pembatas dan pos keamanan, setiap warga nelayan yang melintas akan diintimidasi.
Seorang warga Serangan atas nama Nyoman Wirata menjelaskan kondisi warga Serangan seperti orang asing di tanah kelahiran mereka sendiri. Security PT BTID sangat intimidatif jika ada warga yang nekat langgar pembatas.
“Sebagai warga Serangan yang saya sampaikan ini kenyataan bahwa kami tidak bisa masuk ke sana, diblokir. Mau duduk-duduk di pantainya saja tidak boleh pasti didatangi oleh Satpam dan diusir,” akui Nyoman Wirata, Selasa (28/1/2025).
Berdasarkan pantauan Bali Topik di lokasi di mana para nelayan di Pulau Serangan beroperasi, terlihat jelas ada pembatas dari tumpukan batu (batu grib) yang dibuat oleh PT BTID yang langsung berujung di laut.
Bahkan, lanjut Nyoman Wirata, hanya sekadar duduk untuk memancing ikan dari pembatas batu PT BTID pun akan diusir.
( Ags )