Breaking News

Gelar Diskusi Panel, Komjen Pol Dedi Prasetyo: Polri terbuka dengan masukan untuk perbaikan ke depan*

Sabtu, 25 Januari 2025 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta , Surya Indonesia.net – SSDM Polri menggelar diskusi panel peningkatan kinerja Kapolsek di Polda Jajaran.

Diskusi yang dipandu pengamat sosial Devie Rahmawati ini menghadirkan narasumber Kabareskrim Polri periode 2009 – 2011 Komjen Pol (P) Ito Sumardi, guru besar universitas airlangga Prof Nur Basuki, Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Irjen (Purn) Arief Wicaksono Sudiutomo, dan jurnalis senior TVOne Totok Suryanto.

Saat membuka diskusi, Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo menekankan perlunya Polri untuk terus memperbaiki diri. Untuk itu , Polri merasa perlu menggelar diskusi dengan menghadirkan narasumber eksternal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mengelola personel Polri yang jumlahnya mencapai 490 ribu lebih memerlukan keseriusan dan ini butuh waktu yang tidak sebentar. FGD ini sangat penting dan masukan dari narasumber dan jajaran akan sangat membantu untuk membenahi permasalahan di tubuh Polri,” kata Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Lebih lanjut Irwasum Polri mengakui banyak kejadian menonjol di akhir tahun 2024 yang memengaruhi public trust terhadap polri menjadi salah satu yang terendah.

“Polsek adalah ujung tombak dari organisasi. 46% pengaduan masyarakat yang masuk ditujukan untuk Polsek. Saya tegaskan seluruh laporan dari masyarakat harus diterima, tidak boleh ditolak, “lanjut Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Komjen Pol Dedi yakin dengan membenahi masalah – masalah di satuan kewilayahan, 80% permasalahan lembaga akan teratasi.

Senada dengan Irwasum Polri, Ketua Harian Komisi Kompolnas Irjen (P) Arief Wicaksono Sudiutomo mengatakan Polsek merupakan garda terdepan dalam menghadapi permasalahan di tengah masyarakat.

Masyarakat, terutama di kota – kota besar, banyak menyoroti pemasalahan yang terjadi di tubuh kepolisian. Arief melihat setiap Polsek memiliki permasalahan berbeda sehingga perlu langkah mitigasi yang berbeda.

“Polsek dapat diklasifikasi menjadi beberapa kelompok yaitu, Polsek perkotaan, Polsek perbatasan dan Polsek pedalaman. Setiap polsek harus bisa mengidentifikasi permasalahan yang terjadi di wilayahnya, “ujar Arief Arief Wicaksono Sudiutomo.

Sementara itu Kabareskrim Polri periode 2009 – 2011 Komjen Pol (P) Ito Sumardi melihat lembaga Polri saat ini sedang disudutkan oleh masyarakat dan media.

“Membenahi masalah di tubuh kepolisian merupakan wujud kecintaan terhadap Polri. Perlunya kesadaran dan kemauan untuk berubah menjadi lebih baik dan kita sangat berharap Polri dapat menjadi lembaga yang disegani, dihormati dan dipercaya,” kata Ito.

Kemajuan teknologi yang membuat dunia seperti menjadi tanpa batas adalah tantangan baru yang harus diantisipasi. Prof Nur Basuki Minarno dalam diskusi ini mengatakan Polisi harus adaptif dan partisipatif terhadap perkembangan yang terjadi.

“Kualitas SDM setiap polisi harus terus ditingkatkan. Masih banyak anggota Polri yang lulusan SMA. Pendidikan menjadi prioritas karena polisi harus memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat yang melapor kepada polisi, “ujar Nur Basuki.

Praktisi media Totok Suryanto menganggap wajar bila banyak kritikan dari Masyarakat terhadap Polri karena besarnya harapan kepada institusi ini.

“Banyak masyarakat yang membenci tapi juga merindukan kehadiran polisi. Oleh karena itu polisi harus kembali ke jati dirinya yaitu lembaga yang disegani dan dibutuhkan Masyarakat,”ujar Totok.

Dalam diskusi ini, seluruh narasumber sepakat bahwa kualitas SDM polisi harus terus ditingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal.

Selain dihadiri Irwasum Polri, diskusi ini juga diikuti oleh seluruh Kepala Biro SSDM Polri, Irjen Pol (P) Ronny F. Sompie, Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto, Kapolda Banten, Irjen Pol Suyudi Ario Seto, dan Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika. Diskusi ini juga diikuti oleh Kapolda dan Kapolres jajaran di 36 Polda secara virtual.

( Ags )

Berita Terkait

Jro Tunjung: Kain Poleng Cerminan Rwa Bhineda dan Keseimbangan Hidup
Bekerja untuk Masyarakat, TMMD Lotim Bangun Sumur Bor di Lenek Lauk
Sumur Bor TMMD di Lapangan Nasional Selong Segera Capai Target 65 Meter
TMMD Ke-128 Kodim 1615, Progres Sumur Bor Capai Lebih dari 50 Persen
Sumber Air Kian Dekat, Sumur Bor TMMD Lotim Tembus 44 Meter
Sinergi TNI dan Masyarakat Berjibaku membangun RTLH pada kegiatan non fisik TMMD ke 128 tahun 2026 di Desa Pempatan 
Progres pembangunan lapangan voly Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem sudah mencapai 80 persen
Pembangunan lapangan voly oleh Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem di Desa Pempatan mencapai 80 persen.

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 10:39 WIB

Jro Tunjung: Kain Poleng Cerminan Rwa Bhineda dan Keseimbangan Hidup

Senin, 4 Mei 2026 - 09:05 WIB

Bekerja untuk Masyarakat, TMMD Lotim Bangun Sumur Bor di Lenek Lauk

Senin, 4 Mei 2026 - 06:38 WIB

Sumur Bor TMMD di Lapangan Nasional Selong Segera Capai Target 65 Meter

Senin, 4 Mei 2026 - 06:35 WIB

TMMD Ke-128 Kodim 1615, Progres Sumur Bor Capai Lebih dari 50 Persen

Senin, 4 Mei 2026 - 06:32 WIB

Sumber Air Kian Dekat, Sumur Bor TMMD Lotim Tembus 44 Meter

Senin, 4 Mei 2026 - 06:25 WIB

Progres pembangunan lapangan voly Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem sudah mencapai 80 persen

Senin, 4 Mei 2026 - 06:23 WIB

Pembangunan lapangan voly oleh Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem di Desa Pempatan mencapai 80 persen.

Senin, 4 Mei 2026 - 06:21 WIB

Progres pembangunan lapangan voly oleh Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem capai 80 persen

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Sumber Air Kian Dekat, Sumur Bor TMMD Lotim Tembus 44 Meter

Senin, 4 Mei 2026 - 06:32 WIB