Breaking News

Jaga Ketahanan Pangan,Ditpolairud Polda Jatim Rehab Terumbu Karang di HUT Polairud ke -74*

Senin, 18 November 2024 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo , Surya Indonesia.net  – Memperingati Hari Ulang Tahun Korps Polairud ke 74, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur, melakukan kegiatan perlindungan kawasan konservasi sumber daya laut di pantai Pasir Putih Situbondo, Minggu (17/11).

Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Jatim Kombes Pol.Arman Asmara Syarifuddin, SH. S.I.K, MH, mengatakan, kegiatan HUT Polairud ke 74 memfokuskan upaya perlindungan dan rehabilitasi kawasan konservasi terumbu karang melalui transplantasi terumbu karang di perairan laut Jawa Timur.

Pada kegiatan itu, masyarakat juga diajak berpartisipasi melakukan rehabilitasi kawasan konservasi laut mulai bersih-bersih pantai dan melindungi habitat biota laut dengan melakukan rehabilitasi terumbu karang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam rangka memperingati HUT Polairud  ke 74 Polda Jatim serentak menggelar kegiatan  sosial melibatkan ratusan masyarakat kawasan pantai Pasir Putih,Situbondo,” ujar Kombes Pol.Arman.

Kegiatan yang diawali apel dipimpin Dirpolairud Polda Jatim Kombes Pol.Arman Asmara Syarifuddin itu juga dihadiri jajaran Muspida Kabupaten Situbondo dan masyarakat nelayan.

Dalam kesempatan itu Dirpolairud Polda Jatim Kombes.Pol.Arman Asmara Syarifuddin mengajak semua elemen masyarakat nelayan untuk bersama-sama menjaga ekosistem sumberdaya laut.

Kombes Pol Arman menyebut, seluruh Indonesia terumbu karang sudah 36,16 persen dilaporkan rusak, kategori cukup 34,3 persen dan kategori baik 22,96 persen.

“Kondisi baik 6,56 persen artinya ada degradasi kawasan terumbu karang setiap tahun,” ujar Kombes Arman.

Kondisi ini lanjut Kombes Arman perlu upaya kesadaran tinggi masyarakat untuk melindungi habitat terumbu karang.

Sebab terumbu karang kata Kombes Arman adalah bagian dari ekosistem laut yang memiliki fungsi penting bagi perkembang biakan  ikan dan biota laut yang lain.

“Kerusakan itu sebagian besar diakibatkan campur tangan manusia,” jelas Kombes.Pol.Arman.

Oleh karenanya, dihadapan warga nelayan Pasir Putih Situbondo, Dirpolairud Polda Jatim itu mengajak partisipasi nelayan menjaga dan merawat terumbu karang melalui rehabilitasi dengan tranplantasi.

“Itulah sebabnya, hari ini kami anggota Dirpolairud Polda Jatim mengajak nelayan Pasir Putih, melakukan rehabilitasi melalui metode Tranplantasi terumbu karang,” kata Kombes Arman.

Dirpolairud Polda Jatim ini berharap gerakan ini bisa berkelanjutan sehingga kawasan laut di Pasir Putih kembali dipulihkan.

“Waktu untuk pemulihan terumbu karang memang lama butuh komitmen bersama menjaganya,”tambah Kombes.Pol.Arman.

Dirpolairud Polda Jatim menegaskan, kawasan terumbu karang memiliki arti penting dan strategis dalam mendukung ketahanan pangan melalui hasil laut.

Hal itu, lanjut Kombes Arman juga dapat mewujudkan program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto diantaranya menjaga ketahanan Pangan Nasional.

“Terumbu karang yang baik menjadi tempat koloni berbagai jenis ikan dan ini menjadi nilai ekonomis bagi nelayan dalam jangka panjang,”pungkas Kombes Arman.

Untuk diketahui, Jawa Timur memiliki total luas perairan seluas 54.718 km2 sementra panjang garis pantai diukur dari pasang tertinggi sepanjang 3.498,12 km dan jumlah pulau-pulau kecil sebanyak 427 pulau dengan jumlah pulau terluar sebanyak 3 pulau.

Selain melakukan rehabilitasi terumbu karang Dirpolairud Polda Jatim juga mengimbangi dengan bersih-bersih pantai.

Ada ratusan warga pesisir Pasir putih terlibat membersihkan sampah plastik dan kayu disekitar pantai.

Tidak hanya itu sebagian pedagang kaki lima di kawasan pantai mendapat bantuan sosial berupa sembako dari Polda Jatim. (*)

Berita Terkait

Menjaga Ruang Publik dari Kriminalitas Jalanan, GMNI Sumut Dorong Kolaborasi Semua Pihak
Program Bhakti TNI AD untuk Rakyat Hadirkan Akses Baru Melalui Jembatan Gantung di Alor
Pembangunan Jembatan Gantung Sepanjang 30 Meter Jadi Fokus Bhakti TNI AD di Alor Tengah Utara
TNI AD Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Penghubung Desa Welai Selatan dan Tominuku
Bhakti TNI AD untuk Rakyat: Pengecoran Fondasi Jembatan Gantung di Welai Selatan Terus Berjalan
TNI AD dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung Penghubung Dua Desa di Alor
*Hadir Saat Masyarakat Beristirahat, Polsek Pupuan Jaga Keamanan Wilayah Lewat Blue Light Patrol*
*Sinergi Kawal Kesehatan, Bhabinkamtibmas Desa Pupuan Sawah Hadiri Sosialisasi STBM*

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:40 WIB

Menjaga Ruang Publik dari Kriminalitas Jalanan, GMNI Sumut Dorong Kolaborasi Semua Pihak

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:36 WIB

Program Bhakti TNI AD untuk Rakyat Hadirkan Akses Baru Melalui Jembatan Gantung di Alor

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:34 WIB

Pembangunan Jembatan Gantung Sepanjang 30 Meter Jadi Fokus Bhakti TNI AD di Alor Tengah Utara

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:32 WIB

TNI AD Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Penghubung Desa Welai Selatan dan Tominuku

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:30 WIB

Bhakti TNI AD untuk Rakyat: Pengecoran Fondasi Jembatan Gantung di Welai Selatan Terus Berjalan

Senin, 8 Juni 2026 - 19:40 WIB

*Hadir Saat Masyarakat Beristirahat, Polsek Pupuan Jaga Keamanan Wilayah Lewat Blue Light Patrol*

Senin, 8 Juni 2026 - 19:37 WIB

*Sinergi Kawal Kesehatan, Bhabinkamtibmas Desa Pupuan Sawah Hadiri Sosialisasi STBM*

Senin, 8 Juni 2026 - 19:34 WIB

**Bhabinkamtibmas Desa Perean hadiri pelepasan siswa TK Wija Kusuma II dan kenaikan tingkat KB Praja Hita Tahun Ajaran 2025-2026**

Berita Terbaru