Breaking News

5 Anabul Andalan Pengungkap Kejahatan, dari Kasus Narkoba Hingga Lacak DPO

Rabu, 6 November 2024 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta , Surya Indonesia.net – Lilu (7), anjing betina jenis German Sepherd, menjadi andalan Polri dalam mengungkap kasus kejahatan. Lilu bersama pawangnya, Bripka Hari Yunianto kerap dilibatkan dalam perburuan narkoba.

Sejumlah kasus besar narkoba sebut saja pengungkapan sabu asal Cina seberat 195 kg di Kompleks Pergudangan Cikarang pada 2020, lalu penggagalan peredaran sabu jaringan Sumatera-Jawa seberat 40 kg di Pelabuhan Bakauheni Lampung pada 2022. Kemudian pengungkapan 80 kg sabu serta 1.006 butir ekstasi milik jaringan Sumatera-Jawa di Pelabuhan Bakauheni pada 2024

“Lilu merupakan K9 dengan kualifikasi pelacak narkotik yang lahir 5 Mei 2017,” ucap Direktur Polisi Satwa Korps Sabhara Baharkam Polri Brigjen Ahmad Subarkah dalam keterangannya, Rabu (6/11/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Subarkah menuturkan pihaknya memiliki K9 andalan lainnya yakni Wibawa (9), anjing jantan ras Malinois yang tak kalah handal dalam melacak. Wibawa, jelas Subarkah, merupakan anjing pelacak kualifikasi umum.

“Wibawa lahir 4 Januari 2015. Tahu kasus perburuan cula Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon? Nah Wibawa ikut dalam pelacakan barang bukti bahkan penangkapan pelaku yang saat itu buron,” jelas Subarkah.

Subarkah menjelaskan pada Mei 2024, Wibawa mengikuti kegiatan penyelidikan dan penyidikan pemburu cula Badak Jawa. Kala itu Kepala Balai TN Ujung Kulon menyurati Direktorat Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri.

“Dia berhasil menemikan senjata api, 3 aenjata locok dan 4 senjata angin di saung warga. Setelah itu atas bantuannya, tim juga menemukan pelaku DPO atas nama Atang (29),” terang Subarkah.

Selanjutnya ada K9 bernama Roby, yang sempat bersama Wibawa mencari jejak DPO pemburu Badak Jawa di TN Ujungkulon. Roby adalah anjing ras German Sepherd.

“Roby kualifikasinya sama dengan Wibawa,” tutur Subarkah.

Selain kualifikasi narkoba dan umum, Dirpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri juga memiliki Arco (7), si pelacak handal bahan peledak (handak). Anjing jantan ras Malinois yang lahir 17 Januari 2017 silam ini sudah wara-wiri dalam penugasan pengamanan acara-acara kenegaraan.

“Pam (pengamanan) Pilpres dan Pelantikan Presiden-Wapres 2018/2019, pam Asian Games 2018, pam Ops Lilin 2019, pam Ops Ketupat 2020, pam dan sterilisasi Rutan Mako Brimob saat kerusuhan mereda,” papar Subarkah tentang sepak terjang Arco.

Subarkah melanjutkan Arco juga terlibat pengamanan dan steriliasi Istana Bogor saat ada kunjungan tamu kenegaraan, KTT G20 di Bali, WSBK serta MotoGP di Sirkuit Mandalika Lombok NTB, KTT Asean di Labuan Bajo NTT dan Jakarta. Termasuk, sambung Subarkah, pengamanan KTT AIS di Bali dan terbaru adalah ikut mengamankan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

K9 andalan berikutnya, tutur Subarkah, ialah Lupita (9), anjing betina ras Labrador yang memiliki kemampuan pelacakan search and rescue (SAR). Dia bersama pawangnya Aipda Hamid dikerahkan kegiatan pelacakan korban bencana alam di dalam maupun luar negeri.

“Ini (Lupita) hitungannya sudah senior juga, sudah 9 tahun lebih. Dia kita turunkan saat Operasi Aman Nusa II 2018, saat itu di Lombok NTB ada bencana gempa, pencarian korban gedung runtuh di Jakbar 2019, yang terakhir kemarin Operasi Aman Nusa saat Gunung Semeru erupsi tahun ini,” pungkas dia.

( Ags )

Berita Terkait

Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem rampungkan pembangunan RTLH selama 2 pekan 
Progres pembangunan RTLH milik Bapak Putu Aristana oleh Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem sudah capai 100 persen
Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
Kontroversi Oknum Polres Tanjung Perak Pelaku Penganiayaan, Ternyata Pernah Disanksi Kenaikan Pangkat
LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat
Masjid Nusantara dan Rumah Zakat Gelar Seminar Strategi Kemandirian Lembaga Umat
PT Dharma Henwa Diduga Merampas Tanah Warga — Nur Santi Tiga Tahun Melawan Tanpa Kepastian
Rokok Ilegal Beredar Bebas di Jembrana, Diduga Luput dari Penindakan Hukum

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 06:21 WIB

Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem rampungkan pembangunan RTLH selama 2 pekan 

Senin, 18 Mei 2026 - 06:19 WIB

Progres pembangunan RTLH milik Bapak Putu Aristana oleh Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem sudah capai 100 persen

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:57 WIB

Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:54 WIB

Kontroversi Oknum Polres Tanjung Perak Pelaku Penganiayaan, Ternyata Pernah Disanksi Kenaikan Pangkat

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:52 WIB

LPKAN Indonesia Soroti Risiko Fiskal, Tata Kelola MBG, dan Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Hak Dasar Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:47 WIB

PT Dharma Henwa Diduga Merampas Tanah Warga — Nur Santi Tiga Tahun Melawan Tanpa Kepastian

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:45 WIB

Rokok Ilegal Beredar Bebas di Jembrana, Diduga Luput dari Penindakan Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:39 WIB

Babinsa Kopda Kadek Sastra, Pantau Ratusan Peserta Ikuti Jalan Sehat Peringati HUT ke-37 LPD Desa Adat Pedungan  

Berita Terbaru