Breaking News

LAPAS NARKOTIKA BANGLI GELAR TES URINE DAN ASSESTMENT AKHIR BAGI WARGA BINAAN PESERTA REHABILITASI SOSIAL TAHUN 2024

Minggu, 20 Oktober 2024 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangli, Surya  Indonesia.net – Jelang penutupan program Rehabilitasi sosial Tahun Anggaran 2024, sebanyak 240 orang warga binaan peserta rehabilitasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bangli, Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Bali menjalani tes urine dan assesmen akhir, Senin, (14/10). Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi akhir dari keseluruhan peserta rehabilitasi setelah mengikuti program rehabilitasi sebagai bentuk evaluasi akhir terhadap kondisi perubahan dan perkembangan individu peserta rehabilitasinya. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari kerja, yaitu ditanggal 11 Oktober dan 14 Oktober 2024.

Dalam kegiatan ini, Lapas Narkotika Bangli bekerjasama dengan 3 orang dokter yakni Dr. Hartawan dan Dr. Arya dari Lapas Kelas IIA Kerobokan dan Dr. Trisna dari Lapas kelas IIB Tabanan sebagai tim asesor. Sedangkan tes urine dilakukan oleh tim medis Lapas Narkotika Bangli. Dari 240 orang warga binaan peserta rehabilitasi yang di tes urine, semuanya menunjukan hasil negatif.

Kepala Lapas Narkotika Bangli, Marulye Simbolon, menyampaikan bahwa tes urine dan assesmen akhir ini merupakan tahapan akhir yang akan memberikan gambaran hasil dari pelaksanaan proses rehabilitasi yang telah diselenggarakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam pelaksanaan assessment akhir ini Kami bekerja sama dengan asesor-asesor dari Lapas lain yang ada di wilayah Bali. Nantinya akan diketahui bagaimana perubahan dari dalam diri warga binaan mengenai ketergantungan, kesehatan, dan pengaruh lain yang dirasakan setelah mengikuti program rehabilitasi,” terang Kalapas.

Dengan menggunakan instrumen World Health Organization-Quality of Life (WHOQoL), pelaksanaan asesmen akhir ini bertujuan untuk membangun komunikasi dan interaksi terapeutik dalam upaya meningkatkan kesadaran warga binaan agar tidak terjerumus kembali dalam penyalahgunaan narkotika serta mengetahui peningkatan kualitas hidup warga binaan setelah mengikuti program rehabilitasi.

Usai pelaksanaan assement akhir dan tes urine, salah satu asesor dari Lapas Kerobokan, Dr. Hartawan, mengatakan assessmen akhir ini untuk mengevaluasi perkembangan para warga binaan selama melaksanakan program rehabilitasi sosial dan membahas permasalahan mereka yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba. “Berdasarkan hasil assesmen didapati progres yang cukup baik dengan adanya perubahan perilaku menjadi labih baik dan kualitas hidup yang meningkat. Hasil pemeriksaan tes urine juga menunjukan hasil negatif. Semoga perubahan ini bisa mereka pertahankan dan dapat berfungsi sosial kembali,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Pramella Yunidar Pasaribu, mengapresiasi kinerja tim pokja rehabilitasi Lapas Narkotika Bangli dimana selama ini kegiatan rehabilitasi yang dilaksanakan telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana. “Dari tes urine dan assesmen awal hingga akhir semuanya berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Selain itu yang lebih penting adalah kualitas hidup para peserta rehabilitasi sosial di Lapas Narkotika Bangli semakin meningkat. Ini merupakan bentuk kerja nyata semua pihak yang terlibat dalam program ini,” terang Pramella.

( Ags )

Berita Terkait

Usai Sholat Jumat, Kapolres Gresik Silaturahmi dengan Pengurus Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim
Ridwan Ahmad, Keikhlasan Jamaah dan Donatur Jadi Kekuatan Jumat Berkah Majelis Al Hikam Girian
Jejakdigitalnusantara.com Resmi Diluncurkan, Menjadikan Akurasi Panglima dan Hukum sebagai Kompas
Diduga Oknum Polisi Melakukan Penangkapan, Penggeledahan dan Penyitaan Tanpa Surat Tugas, Advokat Indra Surya Nasution, SH Alami Kekerasan Fisik Dan Intimidasi Mental di Parkiran Polrestabes Medan.
Warga Sampang Laporkan Oknum Aparat ke Propam Diduga Dipaksa dan Paksa Mengaku
Bupati Sidoarjo Subandi Klarifikasi Dugaan Investasi Perumahan Rp28 Miliar
Kapolres Tabanan Pimpin Anev Operasional Program Makan Bergizi Gratis Polri, Perkuat Kualitas Layanan bagi Masyarakat
Polres Bener Meriah dan Brimob Polda Aceh Bangun Jembatan Darurat di Kampung Setie Kecamatan Timang Gajah

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:31 WIB

Usai Sholat Jumat, Kapolres Gresik Silaturahmi dengan Pengurus Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:09 WIB

Ridwan Ahmad, Keikhlasan Jamaah dan Donatur Jadi Kekuatan Jumat Berkah Majelis Al Hikam Girian

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:50 WIB

Jejakdigitalnusantara.com Resmi Diluncurkan, Menjadikan Akurasi Panglima dan Hukum sebagai Kompas

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:46 WIB

Diduga Oknum Polisi Melakukan Penangkapan, Penggeledahan dan Penyitaan Tanpa Surat Tugas, Advokat Indra Surya Nasution, SH Alami Kekerasan Fisik Dan Intimidasi Mental di Parkiran Polrestabes Medan.

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:40 WIB

Warga Sampang Laporkan Oknum Aparat ke Propam Diduga Dipaksa dan Paksa Mengaku

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:33 WIB

Kapolres Tabanan Pimpin Anev Operasional Program Makan Bergizi Gratis Polri, Perkuat Kualitas Layanan bagi Masyarakat

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:29 WIB

Polres Bener Meriah dan Brimob Polda Aceh Bangun Jembatan Darurat di Kampung Setie Kecamatan Timang Gajah

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:26 WIB

Polsek Silih Nara dan Brimob Polda Aceh Lanjutkan Gotong Royong Bersihkan Akses Jalan Pasca Bencana

Berita Terbaru