Breaking News

Operasi Zebra Semeru 2024, Polda Jatim Dukung Kelancaran Agenda Nasional*

Senin, 14 Oktober 2024 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya , Surya Indonesia.net – Polda Jatim Gelar Apel Operasi Zebra Semeru 2024, yang dipimpin oleh Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol. Pasma Royce, di Lapangan Mapolda Jatim, pada Senin (14/10/2024).

Operasi Zebra Semeru 2024 ini akan berlangsung selama 13 hari, mulai tanggal 14 – 27 Oktober 2024.

Operasi tersebut digelar untuk mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas demi terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman di wilayah Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam amanatnya, Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol. Pasma Royce menegaskan berdasarkan data Ditlantas Polda Jatim, angka kecelakaan lalu lintas pada tahun 2024, mengalami penurunan sebesar 12,6% dibandingkan tahun 2023.

“Meskipun ini menunjukkan tren yang positif, kita tidak boleh lengah,” tutur Brigjen Pol. Pasma Royce.

Hal itu lanjut Brigjen Pol. Pasma Royce sebagai upaya untuk menekan angka fatalitas kecelakaan khususnya korban meninggal dunia.

Kerawanan lalu lintas di Jawa Timur disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya kurangnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, serta pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.

“Pelanggaran yang sering terjadi meliputi, berboncengan lebih dari satu orang, melebihi batas kecepatan dan pengendara yang tidak menggunakan helm standar atau sabuk pengaman,” ungkapnya.

Selain itu, pelanggaran pengendara menggunakan ponsel saat berkendara dan melawan arus menjadi perhatian besar, mengingat pelanggaran tersebut berkontribusi signifikan terhadap kecelakaan.

“Selain kecelakaan di jalan raya, kerawanan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu juga masih menjadi perhatian kita bersama,” tandasnya.

Wakapolda Jatim, Brigjen Pol. Pasma Royce mengatakan lokasi-lokasi rawan kecelakaan kereta api sering kali terjadi karena tidak memiliki sistem pengamanan yang memadahi.

“Inilah yang menyebabkan kecelakaan hingga korban jiwa,” imbuhnya.

Menurut Brigjen Pol. Pasma perlunya kolaborasi dengan stakeholder terkait, untuk melakukan perbaiakan dan menyediakan palang pintu di lokasi-lokasi perlintasan sebidang yang beresiko tinggi.

“Untuk mengatasi berbagai kerawanan ini, Polda Jawa Timur bersama jajaran dan stakeholder terkait akan melaksanakan Operasi Zebra Semeru 2024, selama 14 hari mulai tanggal 14-27 Oktober 2024,” jelasnya.

Operasi ini mengusung tema, “Cipta Kondisi Kamseltibcarlantas Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada pemilu tahun 2024”.

“Dengan pelaksanaan operasi zebra ini, kita berharap dapat menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan juga mengurangi fatalitas kecelakaan, sekaligus meningkatkan disiplin dan kesadaran masyarakat yang berlalulintas,” ungkapnya.

Wakapolda Jatim menegaskan, Edukasi dan penegakan hukum yang dilakukan harus berjalan, selaras demi menciptakan kondisi Kamseltibcarlantas yang lebih baik diwilayah Jawa Timur.

Lebih lanjut, Wakapolda Jatim juga menyampaikan, Operasi ini juga berperan penting dalam mendukung suksesi agenda nasional seperti pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, serta pilkada serentak di tahun 2024.

“Kami berharap dengan pelaksanaannya operasi ini dapat terlaksana ketertiban lalu lintas dapat terjaga dengan baik,sehingga semua agenda nasional tersebut dapat berlangsung lancar, aman, sukses tanpa ada gangguanbyang berarti,” pungkasnya.

( Ags )

Berita Terkait

Satu Tahun Ditempa, 11 CPNS Lapas Tabanan Resmi Dilantik Jadi PNS
Semangat Sosial Tanpa Batas, GMPK Pasuruan Raya Terus Bergerak Bantu Warga di Kecamatan Tutur
Launching Pesantren Online Pequsah: Saatnya Orang Tua Ikut Belajar Agar Rumah Menjadi Lingkungan Pendidikan Terbaik Bagi Anak
Silaturahim LDII Gresik dengan MUI Gresik Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Program Keumatan
Junaidi SH, Ketua PP Deli Serdang Rayakan HUT ke-44 Bersama Sahabat dan Anak Yatim Piatu
Satgas Karya Bhakti TNI AD Bersama Masyarakat Bangun Jembatan Penghubung Dua Desa
TNI AD dan Warga Laksanakan Pengecoran Fondasi Jembatan Penghubung Adang Buom–Motombang
Pembangunan Jembatan 14 Meter di Adang Buom Terus Berjalan Melalui Karya Bhakti TNI AD

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:43 WIB

Satu Tahun Ditempa, 11 CPNS Lapas Tabanan Resmi Dilantik Jadi PNS

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:41 WIB

Semangat Sosial Tanpa Batas, GMPK Pasuruan Raya Terus Bergerak Bantu Warga di Kecamatan Tutur

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:39 WIB

Launching Pesantren Online Pequsah: Saatnya Orang Tua Ikut Belajar Agar Rumah Menjadi Lingkungan Pendidikan Terbaik Bagi Anak

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:37 WIB

Silaturahim LDII Gresik dengan MUI Gresik Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Program Keumatan

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:35 WIB

Junaidi SH, Ketua PP Deli Serdang Rayakan HUT ke-44 Bersama Sahabat dan Anak Yatim Piatu

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:30 WIB

TNI AD dan Warga Laksanakan Pengecoran Fondasi Jembatan Penghubung Adang Buom–Motombang

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:28 WIB

Pembangunan Jembatan 14 Meter di Adang Buom Terus Berjalan Melalui Karya Bhakti TNI AD

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:26 WIB

Fondasi Jembatan Mulai Dicor, TNI AD Dukung Konektivitas Wilayah di Kabupaten Alor

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Satu Tahun Ditempa, 11 CPNS Lapas Tabanan Resmi Dilantik Jadi PNS

Minggu, 7 Jun 2026 - 03:43 WIB