Breaking News

Dari Nihil Jadi Ada, Koster Layak Sandang Pemimpin Visioner, Giri Prasta Pemimpin Muda dan Lincah

Senin, 7 Oktober 2024 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buleleng , Surya Indonesia.net – Figur calon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster layak sandang pemimpin visioner Bali karena dirinya berhasil membuat sesuatu yang tidak nada atau nihil menjadi ada.

Sementara sang wakilnya, Nyoman Giri Prasta kerap mendapat pujian dari Krama Bali sebagai Bupati genteng, muda dan lincah. Ia disukai Krama Bali karena pandai bernyanyi menghibur masyarakat. Politisi asal Petang Ini disebut juga sebagai pemimpin bares (bekerja dengan hati membantu sesama).

Baik Koster dan Giri Prasta kini makin kompak. Keduanya saling puji dalam setiap kegiatan. Giri menyebut Koster layak sandang pemimpin visioner melalui pembangunan Bali menuju era era dengan visi Nangun Sat Kerti Loka Bali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebaliknya, Koster selalu memuji Giri Prasta sebagai Bupati Badung dua periode yang memperhatikan krama Bali, budaya, adat istiadat, tradisi dan kearifan lokal Bali melalui program Badung Angelus Buana.

Dibalik saling puji kedua putra terbaik, ternyata mereka telah terbukti dan teruji membangun Bali.

Koster sang visioner telah mewujudkan sejumlah pembangunan monumental yang bermanfaat bagi krama Bali ratusan tahun ke depan.

Gubernur Bali 2018-2023 asal Desa Sembiran Tejakula ini, berkomitmen melanjutkan dan menuntaskan Sejumlah program yang sementara berjalan pada periode kedua. Ia berharap kembali mendapat kepercayaan Krama Bali pada Pilgub Bali 2024, pada 27 November mendatang.

Sejumlah pembangunan monumental awalnya dari Nihil menjadi ada di Bali yang dilakukan Wayan Koster kini telah dinikmati masyarakat.

Seperti shortcut Singaraja-Mengwi, Turyapada Tower ,Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung, pelabuhan segitiga Bali (Sanur-Nusa Penida -Sampalan), jalan dan parkiran Pura Agung Besakih, UU Provinsi Bali Nomor 15 tahun 2023, pungutan wisatawan asing, dan masih banyak lagi.

Sejumlah program pembangunan ini mendatangkan pendapatan baru bagi daerah, yang akan digunakan untuk pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan krama Bali.

“Periode kedua kami tuntaskan semua program. Untuk itu, perlu sumber pendapatan baru guna mendukung pembangunan Bali,” kata Koster dalam kampanye terbuka tahap I paslon Gubernur Bali Nomor 2 Koster-Giri di Sukasada, Rabu 3 Oktober 2024.

Koster menyatakan akan dibantu oleh Cawagub Giri Prasta yang ganteng, muda dan lincah. Giri Prasta sudah terbukti dan teruji mampu mendatangkan pendapatan baru bagi Bali demi membantu Krama Bali.

“Tiang sangat terbantu dengan cawagub Nyoman Giri Prasta. Beliau muda dan bergeraknya lincah, ” kata Koster.

Koster mengatakan dirinya dan Nyoman Giri Prasta akan berjuang dan memastikan sejumlah pendapatan baru bagi Bali.

“Bagusnya, astungkara kami calon gubernur dan cawagub, memprioritas ada tambahan pendapatan baru Bali. Satu diantaranya dari pungutan wisatawan asing. Karena sejak berlaku UU Provinsi Bali Nomor 15 tahun 2023, sekarang satu hari Rp 1 M masuk dari pungutan wisman itu, ” katanya.

Pungutan wisatawan asing di Bali diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2023. Teknis pemungutan diatur dalam Pergub No 36 Tahun 2023. Aturan ini diterbitkan oleh Wayan Koster ketika dipercaya menjadi Gubernur Bali 2018-2023.

Pengutan ini berlaku 14 Februari 2024, dan ditarik melalui aplikasi love Bali.

Kebijakan ini merupakan turunan aturan yang memberikan tambahan pemasukan baru untuk Bali setelah Bali memiliki UU Provinsi Bali Nomor 15 tahun 2023 yang diperjuangkan Gubernur Wayan Koster.

“Kemarin tiang cek baru masuk Rp 245 M, ini baru sepertiganya, kalau semuanya masuk, dan sistemnya optimal hingga di Desember 2024, harusnya bisa mencapai hampir satu trilian jika setahun penuh, ” jelas Koster juga Anggota DPR RI tiga periode ini.

Selain itu jelas Koster, Bali akan mendapat sumber baru dari Turyapada Tower di Buleleng. Tower di Kecamatan Sukasada Buleleng ini akan menjadi destinasi wisata baru yang menyerap banyak tenaga kerja dan menjadi sumber pemasukan baru bagi Bali ,Buleleng dan Tabanan.

Pusat kebudayaan Bali (PKB) di Klungkung yang tengah dibangun setelah tuntas akan bekerjasama dengan pihak ketiga, nanti banyak pendapatan untuk Pemprov Bali.

Pelabuhan Sangsit dan Celukan Bawang di Buleleng akan dibangun dan ditingkatkan, menjadi pelabuhan perikanan, pariwisata dan logistik .

Infrastruktur ini tentu akan menyedot banyak tenaga kerja asal Buleleng dan menjadi sumber pendapatan baru Buleleng dan Bali.

Sehingga, krama Buleleng bisa bekerja di Buleleng demi mensejahterakan keluarga dan menjaga tradisi budaya di daerah masing-masing.

Buleleng juga kata Koster akan dibantu dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari provinsi Bali dan Badung. Tambahan dana ini tentu untuk percepatan pembangunan di Bali Utara.

“Untuk Buleleng, sudah disampaikan BKK per tahun kira-kira Rp 500 M. Ini akan membantu percepatan pembangunan di Buleleng. Supaya makin cepat perkembangannya.
Sudah jelas, dua figur pemimpin ini, berkomitmen membangun Bali ajeg, ” katanya.

“Untuk itu pilih Gubernur nak Buleleng, apalagi wakilnya juga berdarah Buleleng, karena ibunya berasal dari Kecamatan Banjar Buleleng. Satu setengah Cagub dan cawagub dari Buleleng, ” kata Koster disambut riuh ribuan warga Buleleng.

Untuk itu, katanya jangan salah pilih pemimpin Bal. Pilihlah yang sudah bekerja dan yang akan dikerjakan atau dituntaskan.

“Mohon doa restu dan dukungan untuk Koster-Giri Paslon Cagub Bali nomor 2 pada Rabu, 27 November 2024,” ujar Koster. (*)

Berita Terkait

Pernyataan Sikap DPC GMNI Jakarta Timur Tolak Kriminalisasi Aktivis, Lawan Teror dan Impunitas!!!
DPC GMNI JAKARTA TIMUR* *AKSI DI GEDUNG MERAH PUTIH KPK RI* *API PERJUANGAN ERMANTO USMAN TETAP HIDUP, KPK JANGAN DIAM SOAL JICT
Aksi GMNI Jakarta Timur di Mabes Polri : Desak Polri Usut Tuntas Kasus Kematian Ermanto Usman
Laskar Jenggolo Hujani Kantor DPRD SIDOARJO dengan Ucapan Duka Cita, Protes Keras Mandulnya Fungsi Legislatif
Indonesia Menggugat : Api Perjuangan Ermanto Usman Tidak Boleh Berhenti Sampai Disini.
DPC GMNI Jakarta Timur Mengadakan Audiensi dan Studi Parlemen Bersama KITAS F-PDIP DPR RI: Memperkuat Pemahaman Kader Mengenai Kerja Staf Ahli juga Tenaga Administrasi DPR RI.
Kesibukan awal sehari setelah jadi ketua umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)
Dinamika politik seringkali unpredictable, dan begitu juga dengan langkah politik Saya hingga hari ini. Selalu bergerak dinamis.

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:17 WIB

Pernyataan Sikap DPC GMNI Jakarta Timur Tolak Kriminalisasi Aktivis, Lawan Teror dan Impunitas!!!

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:55 WIB

DPC GMNI JAKARTA TIMUR* *AKSI DI GEDUNG MERAH PUTIH KPK RI* *API PERJUANGAN ERMANTO USMAN TETAP HIDUP, KPK JANGAN DIAM SOAL JICT

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:12 WIB

Aksi GMNI Jakarta Timur di Mabes Polri : Desak Polri Usut Tuntas Kasus Kematian Ermanto Usman

Senin, 9 Maret 2026 - 14:33 WIB

Laskar Jenggolo Hujani Kantor DPRD SIDOARJO dengan Ucapan Duka Cita, Protes Keras Mandulnya Fungsi Legislatif

Sabtu, 7 Maret 2026 - 02:16 WIB

Indonesia Menggugat : Api Perjuangan Ermanto Usman Tidak Boleh Berhenti Sampai Disini.

Jumat, 6 Maret 2026 - 03:16 WIB

DPC GMNI Jakarta Timur Mengadakan Audiensi dan Studi Parlemen Bersama KITAS F-PDIP DPR RI: Memperkuat Pemahaman Kader Mengenai Kerja Staf Ahli juga Tenaga Administrasi DPR RI.

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:39 WIB

Kesibukan awal sehari setelah jadi ketua umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)

Senin, 2 Maret 2026 - 21:27 WIB

Dinamika politik seringkali unpredictable, dan begitu juga dengan langkah politik Saya hingga hari ini. Selalu bergerak dinamis.

Berita Terbaru