Breaking News

DUKUNG PENCEGAHAN STUNTING, POSYANDU IBU DAN BALITA BERDIKARI 04 DIRESMIKAN DI LAPAS PEREMPUAN KEROBOKAN

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali , Surya Indonesia.net – Dalam rangka mendukung pencegahan stunting, Ketua Umum Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS), Ny. Anna Reynhard, meresmikan Pos Layanan Terpadu (Posyandu) Ibu dan Balita Berdikari 04 pada Jumat (30/8) di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Kerobokan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung program nasional Pemerintah Republik Indonesia dalam pencegahan dan penanganan stunting pada anak.

Acara peresmian Posyandu tersebut juga dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Pramella Yunidar Pasaribu, Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi pada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Maulidi Hilal, Kepala Divisi Pemasyarakatan, I Putu Murdiana, serta para Kepala UPT Pemasyarakatan Kemenkumham Bali dan Pengurus PIPAS Pusat dan Daerah Bali.

Ketua Umum PIPAS yang juga sebagai Duta Anti Stunting Pemasyarakatan Pusat, Ny. Anna Reynhard, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum yang baik dan sejalan dengan program nasional pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masalah stunting merupakan tanggung jawab bersama dalam pemenuhan gizi guna membangun kualitas SDM Indonesia,” terang Ny. Anna.

Dengan menggandeng PIPAS, ia berharap pencegahan dan penanganan stunting, khususnya di lingkungan Pemasyarakatan, dapat semakin masif karena menyasar putra-putri petugas pemasyarakatan sekaligus anak-anak dari warga binaan.

Anna juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memerangi stunting, khususnya di lingkungan Pemasyarakatan, agar dapat mewujudkan zero stunting, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pemasyarakatan pada kegiatan pengukuhan Duta Anti Stunting Pemasyarakatan.

“Saya berharap melalui kerja sama antara Kemenkumham dan seluruh pemangku kepentingan, kita dapat mendorong suksesnya upaya penanganan stunting di lingkungan Pemasyarakatan,” ucap Anna dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Pramella Yunidar Pasaribu, menyatakan bahwa dengan diresmikannya Posyandu Ibu dan Balita Berdikari 04 pada hari ini, seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (Lapas/Rutan/LPKA) di Wilayah Bali diharapkan berkomitmen untuk menyukseskan program Pemasyarakatan Zero Stunting dengan melakukan hal yang serupa.

“Peresmian Posyandu Ibu dan Balita ini merupakan bentuk kepedulian Pemasyarakatan terhadap upaya penurunan angka stunting di Wilayah Bali yang kita cintai,” ujar Pramella.

Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi pada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Maulidi Hilal, menambahkan bahwa kehadiran Posyandu di Lapas ini merupakan langkah strategis bagi Kemenkumham dalam mencegah dan menangani permasalahan stunting yang mungkin terjadi di lingkungan Pemasyarakatan.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan telah membangun Posyandu Ibu dan Balita Berdikari 01 sebagai proyek percontohan di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung, Berdikari 02 di Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang, Berdikari 03 di Lapas Kelas IIA Tangerang, dan pada kesempatan ini, Posyandu Ibu dan Balita Berdikari 04 secara resmi diresmikan di Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan.

Seusai peresmian, Ketua Umum PIPAS beserta rombongan meninjau langsung pelayanan Posyandu yang diberikan dan juga menyempatkan diri untuk meninjau langsung fasilitas–fasilitas bimbingan kerja dan melihat produk hasil karya warga binaan.

( Ags )

Berita Terkait

Bhakti TNI AD untuk Rakyat Bangun Rabat Jalan 500 Meter di Desa Nurbenlelang
Bhakti TNI AD untuk Rakyat Tingkatkan Konektivitas Desa Melalui Program Rabat Jalan
Kodim 1622/Alor Wujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Lewat Pembangunan Rabat Jalan
Rabat Jalan Bhakti TNI AD Dukung Akses Transportasi dan Ekonomi Warga Nurbenlelang
TNI AD Percepat Pembangunan Infrastruktur Melalui Program Rabat Jalan di Alor
Pengecoran Plat Lantai Jadi Tahap Krusial Pembangunan Jembatan Bhakti TNI AD di Alor
Kodim 1622/Alor Bersama Satgas Bhakti TNI AD Wujudkan Akses Transportasi Antar Desa
Jembatan 14 Meter Penghubung Dua Desa Dibangun Melalui Program Bhakti TNI AD untuk Rakyat

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:32 WIB

Bhakti TNI AD untuk Rakyat Bangun Rabat Jalan 500 Meter di Desa Nurbenlelang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:30 WIB

Bhakti TNI AD untuk Rakyat Tingkatkan Konektivitas Desa Melalui Program Rabat Jalan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:29 WIB

Kodim 1622/Alor Wujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Lewat Pembangunan Rabat Jalan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:27 WIB

Rabat Jalan Bhakti TNI AD Dukung Akses Transportasi dan Ekonomi Warga Nurbenlelang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:25 WIB

TNI AD Percepat Pembangunan Infrastruktur Melalui Program Rabat Jalan di Alor

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:21 WIB

Kodim 1622/Alor Bersama Satgas Bhakti TNI AD Wujudkan Akses Transportasi Antar Desa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:20 WIB

Jembatan 14 Meter Penghubung Dua Desa Dibangun Melalui Program Bhakti TNI AD untuk Rakyat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:18 WIB

TNI AD dan Warga Gotong Royong Cor Plat Lantai Jembatan di Kabupaten Alor

Berita Terbaru